oleh

Kancil,Gembong Perampok DPO Berhasil Diringkus Polsek Percut

PERCUT-OKB|

Setelah beberapa lama menjadi daftar pencarian orang (DPO) Mapolsek Percut Seituan akhirnya pelarian Supriono alias Kancil (35)usai sudah setelah berhasil diringkus petugas Reskrim Polsek Percut Seituan di rumahnya yang berada di Pasar VI Desa Sampali,Kec Percut Sei Tuan,Kab Deliserdang,Prov Sumatera Utara,Kamis (28/08/2014) malam.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan sabu paket Rp 200 ribu,bong,kerangka sepeda motor yang sudah di cincang dan belasan plat sepedamotor.

Informasi yang dihimpun okebung.com di kepolisian,Jumat (29/08/2014),penangkapan terhadap DPO yang terlibat berbagai aksi kejahatan itu berawal adanya laporan dari masyarakat yang mencurigai gerak-gerik Kancil di sekitar rumahnya.Atas hal itu,masyarakat pun menguhubungi petugas Polsek Percut.

Mendapat laporan itu, personil Reskrim melakukan penyelidikan di lokasi. Setelah melakukan pengintaian di depan rumah tersangka selama beberapa jam, petugas menggerebek rumah Kancil.Polisi mendapati Kancil sedang tidur-tiduran di dalam rumahnya.Naas bagi Kancil,lantaran saat diringkus polisi menemukan sabu berikut alat hisapnya.

Selanjutnya petugas menggeledah rumah tersangka, dan lagi-lagi polisi menemukan kerangka, cat dan plat sepeda motor yang telah di cincang yang diduga barang hasil kejahatan.

Kepada okebung.com,Kancil mengaku sudah sering melakukan aksi perampokan di berbagai wilayah Sumatera Utara. “Dulu aku sering merampok bersama 4 temanku. Kami menggunakan senjata tajam jenis kelewang dan pisau saat beraksi.Tahun 2004 aku dipenjara atas kasus perampokan dan dipenjara selama 10 bulan. Sekitar 2006 aku juga pernah dipenjara dengan kasus perampokan juga,” akunya.

Saat ditanyai apakah tersangka sebelumnya pernah kabur dari RS Bhayangkara Medan dan Rutan Labuhan Deli, Kancil pun mengakuinya.”Sekitar beberapa tahun lalu, aku ditembak petugas dari Polresta Medan di bagian paha kanan dan kiriku, masing-masing 2 peluru. Aku sempat dirawat di RS Bhayangkara Medan, dan aku dibantu temanku kabur melalui
kamar mandi. Sedangka di Rutan Labuhan Deli, aku juga pernah kabur bersama temanku, tetapi aku lupa tahun berapa kejadiannya. Sedangka aksi perampokan dan pencurian yang sudah aku lakukan, aku lupa sudah berapa kali,” jelas bapak 3 anak itu.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Ronald Sipayung SH SIK ketika dikonfirmasi, membenarkan atas penangkapan terhadap tersangka DPO perampok yang pernah kabur dari rutan dan RS Bhayangkara Medan. “Tersangka merupakan DPO dari Poldasu lantaran melakukan perampokan di Deli Tua. Selain Poldasu, Kancil juga DPO di beberapa Polresta dan
Polsek di wilayah Sumut, dengan kasus perampokan. Pada 2011 lalu,tersangka uga terlibat kasus pembongkaran gudang di Labuhan Deli dan kerugian mencapai Rp 14 juta,” ujarnya.

Masih kata Ronald, tersangka dan rekan-rekannya terkenal sadis saat melakukan perampokan. “Para tersangka tidak segan-segan melukai para korbannya saat beraksi. Diduga Kancil memiliki ilmu hitam, lantaran ada beberapa warga yang pernah menjadi korbannya saat dipertemukan dengan tersangka, merasa ketakutan dan tidak berani melihat wajah Kancil. Memang benar tersangka pernah kabur dari RS Bhayangkara Medan beberapa tahun lalu, serta dari Rutan Medan Labuhan. Saat ini kita akan berkoordinasi dengan Poldasu dan Polresta Medan, untuk mengembangkan kasusnya serta mencari lokasi-lokasi tersangka melakukan aksi kejahatannya,”beber Ronald.

Kita menghimbau ke masyarakat yang pernah menjadi korban atas kejahatan dari tersangka, supaya datang ke kantor polisi untuk membuat laporan, khususnya di wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan,” tegas mantan Kanit Ranmor Polresta Medan.(Ade)

News Feed