oleh

Kadiv Humas Polri :Iptu Budi Diduga Bunuh Diri, Polri Akan Perketat Penggunaan Senpi

OKEBUNG|
Terkait kasus tewasnya Kanit Lantas Polsek Cipondoh Iptu Budi Riyono yang diduga tewas bunuh diri dengan luka tembak di kepala di rumah WIL-nya,membuat sejumlah petinggi Polri akan bicara.Soal kasus. Ini,Polri mengambil langkah agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

“Kita akan memperketat kembali pengunaan senpi bagi anggota,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan Minggu (1/11/2015), dillansir detik.com.

Polri juga akan mengambil langkah pencegahan secara internal yaitu berupa pimpinan yang lebih peduli dan memperhatikan anggotanya.

“Pimpinan akan lebih ‘open’ dengan bawahannya, kalau ada masalah, pimpinan lebih peduli,” ujarnya.

Ia menyebutkkan,langkah penguatan mental juga akan diintensifkan dalam kegiatan yang disebut dengan Jam Komandan.

“Jam Komandan itu setiap hari Rabu, kadang ada anggota yang tidak hadir karena sedang tugas lapangan seperti Lantas,”bebernya.

Menurutnya, tugas anggota Polri memang cukup berat. Sebab selain beban dinas, juga ada masalah pribadi yang dihadapi anggota.
“Survei menunjukkan anggota Lantas di Jakarta mengalami tingkat stres yang cukup tinggi,” imbuhnya.

Sebagaimanaa diketahui bahwa Iptu Budi ditemukan pada Sabtu (31/10/2015)sekira pukul 07.00 WIB pagi di rumah wanita diduga selingkuhannya di Perumahan Griya Kenangan, Cipondoh, Kota Tangerang. Korban ditemukan dalam posisi memegang senjata api jenis Revolver kaliber 38 mm di tangan kanannya. (red)

Foto|ilustrasi.dok.net

News Feed