oleh

Kabid Humas Poldasu:Dua Pelaku Penganiaya Anggota Brimob Jalani Pemeriksaan

 
OKEBUNG|
Terkait kasus penganiayaan menimpa anggota Brimob Polda Sumut,Brigadir Deni Kurniawan yang di duga dianiaya 12 orang pelaku,dari salah satu organisasi kepemudaan (OKP) di Thamrin Plaza, Medan, Minggu
(23/11/2014) pagi,mulai memasuki babak baru

Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Helfi Assegaf mengatakan,kasusnya telah ditangani oleh Polresta Medan,dan hari ini pelaku yang diduga melakukukan penganiayaan tersebut sudah dipanggil sebanyak dua orang dan masih dalam periksaan.

“Masih dilakukan pemeriksaan,nanti perkembangannya kita beritahukan,”jelas Helfi.

Namun,ketika wartawan meminta namma para pelaku,AKBP Helfi menyebutkan,saya lupa karena kasusnya ditangani Polresta Medan.

“Semua itu nantinya akan di buktikan berdasarkan hasil pemeriksaan dan olah TKP, dari situ nanti baru bisa ditentukan siapa pelakunya,dan jugaberapa orang pelakunya yang terlibat, sebutnya.

Selain itu kata Helfi, Kita juga belum bisa menentukan dari mana pelakunya dan apakah itu dari OKP,atau bukan,pastinya polisi tidak boleh menduga-duga,harus ada bukti-bukti yang kuat serta hasil pemeriksaan terlebih dahulu,baru kita dapat menuntukan siapa pelakunya,jadi kerja kita tidak sia-sia,karna kalau kita asal-asalan bagaimana nantinya di Pengadilan.bisa-bisa pelakunya di bebeskan karena tidak cukup buktinya,”katanya

Ditanya tentang Informasi yang berkembang bahwa korban adalah sala satu oknum Brimob yang diduga membeking Diskotek M3 Lantai VIII Thamrin Plaza,Helfi menjelaskan, itukan hanya isu dan hal itu juga harus ada pembuktian,karena menurutnya setiap petugas sudah ada kringnya,dia harus memantau wilayah tugasnya,jadi jarum jatuh pun di wilayah tugasnya dia harus tau,dan kalau dia tidak tau berarti kringnya tidak jalan itulah tugas polisi,”kilah Helfi

Tambahnya,Memang kringnya korban di daerah itu,jadi dia harus tau,dan seandainya ada kejadian didaerah situ,yang pasti dia harus bertanggung jawab,maka setiap petugas yang ditugaskan diwilayah situ,harus tau,siap-siapa yang ada di situ,misalnya satpamnya,tukang parkir dan yang lainnya,bukan hanya yang punya Diskotek M3 Thamrin Plaza saja yang harus dikenal petugas itu,”jelasnya.

Selain itu Helfi juga menjelaskan, kaca mata Reserse dengan Humas berbeda,Reserse penggalangannya lebih mengutamakan pendekatan yang sedekat dekatnya,masalah senjata yang sempat dirampas itu telah. di kembalika,”pungkas Helfi (Elin)

News Feed