oleh

Jurnalis Danny Siagian Raih Medali Di Lomba Tembak HUT Ke-63 Kopassus 

OKEBUNG|
Jurnalis,Danny PH Siagian, Wapemred wartamerdeka.com meraih satu medali kategori khusus pada Lomba Tembak Danjen Kopassus Cup 2015.

Medali khusus yang diraih Danny untuk kategori ‘Posisi Gaya Menembak Terbaik’ bersama 4 wartawan lainnya dari media TV dan media cetak. 

$Sementara beberapa wartawan juga mendapatkan medali untuk kategori khusus lainnya, seperti: Penembak termilitan; Penembak tercantik; Penembak tercakep; Penembak tergondrong; Penembak terkompak; dan lain-lain.

Kendati kategori khusus ini bersifat eksebisi, namun para wartawan peraih medali sangat senang menerima medali. Tentu, untuk kategori yang benar-benar dengan penilaian menembak tepat sasaran, hanya ada 3 nomor, yakni untuk Juara I, II dan III. 

Lomba Tembak ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) atau Korps Baret Merah, yang jatuh pada tanggal 16 April 2015. Diantara berbagai lomba, lomba tembak bagi insan pers, nampaknya yang paling menarik.

Sebanyak 180 peserta dari berbagai media: TV, cetak, radio hingga media online, terdiri dari para Pemred hingga wartawan maupun juru foto. Lomba diadakan di Lapangan Tembak Kesatria dan Lapangan Rama Shinta, Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur sejak Sabtu hingga Minggu (11-12 April 2015). 

Di awal lomba , para insan pers sebelumnya diberi pengarahan singkat oleh Instruktur dari Kopassus, untuk menggunakan senapan kita pakai MP-5 ukuran 5,56 mm. Senjata ini yang biasa digunakan pasukan khusus anti teror Kopassus.

Dalam kesempatan menembak, tiap wartawan menggunakan 3 peluru untuk percobaan, dan 5 peluru untuk penilaian. Para penembak membidik sasaran yang disiapkan, dan setelah itu, bersama-sama seorang anggota Kopassus sebagai pendamping untuk menyaksikan hasil tembakan. 

Sementara dalam prakteknya, Danny Siagian hanya mampu mengenai sasaran 1 peluru dari 3 percobaan, dan 4 peluru untuk 5 butir penilaian.

“Wah, saya hanya mampu bidik sasaran 1 dari 3 peluru percobaan, dan 4 peluru dari 5 butir untuk penilaian. Dua peluru meleset. Tapi, dahsyatnya pegang senjata itu..mantap,” kata Ketua II Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) ini dalam bincangnya dengan rekan pers, Minggu (12/04/2015) usai lomba tembak di Cijantung, Jakarta Timur.

Sementara itu, Danjen Kopassus, Mayjen TNI Doni Monardo dalam pidato penutupan lomba menembak di Lapangan Kesatria mengatakan sangat senang atas banyaknya kalangan media yang terlibat dalam lomba tembak.

“Kopassus mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya bagi kalangan pers, yang turut berpartisipasi dalam Lomba Tembak dalam rangka HUT ke 63 Kopassus. 

Dan kita juga memiliki cara tersendiri untuk bisa akrab dengan kalangan media, dengan memberi penghargaan beberapa kategori khusus,” ucap Doni, disambut tepuk tangan dan tawa para wartawan. 

Doni juga mengatakan sangat mengapresiasi penyelenggaraan Lomba Tembak kali ini, karena pesertanya paling banyak dari sebelum-sebelumnya. 

Diketahui, lomba tembak juga menyertakan para Purnawirawan TNI; anggota Kopassus/ TNI-Polri aktif; Anggota Keluarga Besar Kopassus; dan Sipil/ Umum.

“Saya sangat mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Lomba Tembak kali ini. Karena di hari pertama ada 875 peserta, dan hari kedua 504 peserta, termasuk diantaranya dari kalangan pers. 

Dengan total 1379 peserta lomba, ini merupakan peserta terbanyak dari sebelum-sebelumnya,” ungkapnya disambut tepuk tangan hadirin.

Bahkan mantan Danpaspampres ini juga mengapresiasi Ketua Penyelenggara, Kol. Inf. Thevi Zebua dan timnya, karena selama dua hari penyelenggaraan, tidak ada komplain dan yang cedera satupun.

“Saya  mengapresiasi Ketua Penyelenggara, Kol. Inf. Thevi Zebua dan timnya, karena tidak adanya komplain dan cedera satupun. Padahal ini sebenarnya mengandung risiko tinggi,” imbuhnya.  

Dalam pesannya, Doni juga menyampaikan, bahwa Kopassus bukanlah orang-orang yang seram dan kaku. Karena Kopassus lahir dari rakyat, dan ingin selalu dekat dengan rakyat.

Selain Lomba Tembak, Panitia HUT Kopassus juga menyelenggarakan Lomba Mancing di kali Ciliwung (dengan 762 peserta); Lomba Menggambar dan Mewarnai Tingkat SD dan SMP di Mal Cijantung (dengan 548 peserta). Juga ada pembagian 10.000 bibit tanaman buah-buahan kepada masyarakat Cijantung, juga diberikan secara simbolis oleh Danjen Kopassus di hari berbeda.

Sementara itu diketahui, untuk acara Syukuran & Seremonial Peringatan HUT ke-63 Kopasus diundur ke tanggal 29 April 2015. Karena Kopassus juga bersiaga pada perhelatan Internasional Konferensi Asia Afrika (KAA) yang akan digelar di Jakarta dan Bandung dari tanggal 19-24 April 2015 nanti. (AR/DANS)

tekks foto |dani dan danjen kopassus

News Feed