oleh

Jumat Pagi IHSG Kembali Tertekan ke 5.081,61

OKEBUNG|
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini,Jumat (05/06/2015), dibuka kembali tertekan. IHSG melemah 14,21 poin atau 0,3 persen ke 5.081,61.

Sebanyak 9 saham menguat, 25 saham melemah dan 11 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat Rp22,96 miliar dengan jumlah saham yang ditransaksikan sebanyak 4,75 juta lembar.

Menurut Analis OSO Sekurities Supriyadi, IHSG masih di atas level 5.040 yang merupakan level supportnya.

“Kalau seandainya di atas 5.040 kita hit and run di bluechip, tapi kalau melihat teknikal kita bisa liat saham-saham di second liner,” katanya dalam Power Breakfast di MNC Channel, Kamis (5/6/2015).

Sektor-sektor penggerak IHSG mayoritas melemah, dengan sektor yang mengalami penurunan terendah di sektor industri dasar, aneka industri dan properti turun masing-masing 0,4 persen. Namun, hanya sektor perkebunan yang naik tipis.

Di Asia, indeks Hang Seng turun 47 poin atau 0,2 persen menjadi 27.505, indeks Nikkei turun 88 poin atau 0,4 persen menjadi 20.400, dan indeks Straits Times naik 3 poin menjadi 3.348.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) naik Rp100 atau 17,9 persen ke Rp660, saham PT Matahari Departemen Store Tbk (LPPF) naik Rp50 atau 0,3 persen ke Rp17.400, dan saham PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) naik Rp45 atau 2,2 persen ke Rp2.130.

Sedangkan saham-saham yang bergerak di deretan top losers, antara lain saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) turun Rp200 atau 1,5 persen ke Rp13.475, saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp175 atau 0,8 persen ke Rp21.525, dan saham PT Unilever Tbk (UNVR) turun Rp150 atau 0,4 persen ke Rp42.500 .[okz\admin]
Foto|ilustrasi\

News Feed