oleh

Jual Bebas Obat Penenang,BNNP Gerebek Apotek di Bekasi

OKEBUNG|
Sejumlah Apotek di Bekasi,Provinsi Jawa Barat, digerebek petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta.Pasalnya,penggerebekan itu terkait bebasnya menjual obat penenang. Seorang karyawan apotek MRG (36) dan 3 remaja yang membeli ‘pil kuning’ diamankan.

Penggerebekan dilakukan di Apotek H yang berada di Jl Tawer, Bekasi Barat, pada Jumat 24 April sore. BNNP menyita ratusan butir obat bernama Hexymel dari apotek itu.

“Mereka sebutnya pil kuning. Pembelinya DP (17), RF (17), NK ( 17), mereka beli pil kuning untuk penenang,” ungkap Kepala bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat BNNP, Sapari, saat dikonfirmasi, Sabtu (25/04/2015).

Menurut Sapari, penggerebekan berawal dari informasi warga sekitar yang melaporkan kerap terjadinya penjualan obat keras tanpa resep dokter terhadap anak-anak muda di sekitar Apotek H. Atas laporan tersebut, BNNP lalu bergerak melakukan penyelidikan.

Petugas BNNP mengintai lokasi apotek dan mendapat keterangan dari seorang pemuda yang baru saja membeli 2 bungkus pil kuning. Menurut pengakuan pemuda tersebut, satu bungkus berisi 10 pil kuning dan dihargai Rp 20 ribu/bungkus.

BNNP kemudian menggeledah Apotek H dan menyita 610 butir Hexymel. Untuk kepentingan pemeriksaan, akan dilakukan uji laboratorium terhadap sampel dari pil kuning. Jika obat tersebut masuk dalam golongan psikotropika, maka penjual akan dijerat dengan UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kita uji dulu, itu tergolong narkotika atau bukan. Kalau bukan penjualnya kita kenai penjualan obat ilegal,” tutupnya.

Sebelumnya Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Depok juga menggerebek apotek yang berada di daerah Sawangan, Depok. Pemilik apotek diamankan karena diduga menjual obat-obatan untuk penderita parkinson secara bebas kepada mayoritas konsumen remaja.(dtc\admin)

Foto|ilustrasi/net

News Feed