oleh

Jokowi :Indonesia Darurat Narkoba, Bandar Narkoba Harus Dihukum Mati

OKEBUNG |
Presiden Republik Indonesia,Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia darurat narkoba sehingga membutuhkan penanganan serius yaitu dengan menghukum mati bandar narkoba.

“Saat ini ada empat juta lebih pecandu narkoba di Indonesia, 1,2 juta sudah tidak bisa lagi direhabilitasi dan 40-50 orang mati akibat narkoba,” katanya saat memberikan kuliah umum di Balai Senat UGM, Yogyakarta, Selasa (09/12/2014).

Menurutnya, sebagian narkoba berasal dari produksi dalam negeri bahkan peredaran narkoba dikuasai oleh bandar narkoba yang dipenjara dan mendapatkan hukuman mati.

 

Dikutip dari okezone.com,Indonesia sudah dalan kondisi darurat narkoba dan tanpa tindakan tegas generasi penerus akan rusak.

“Untuk syok terapi maka eksekusi mati untuk para bandar narkoba. Itu cara yang harus dilakukan,” ujarnya.

Jokowi menegaskan dirinya tidak akan memberikan pengampunan kepada terpidana mati narkoba. “Kalau sudah sampai meja saya dijamin tidak ada pengampunan kasus narkoba,” katanya.

 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pengarahan kepada para Komandan Resor Militer dan Komandan Distrik Militer se-Indonesia di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Dalam pengarahan ini, Jokowi meminta kepada TNI untuk mencegah peredaran narkoba di samping tetap waspada terhadap pencurian ikan.(Admin/Okz)

Foto :jokowi/dok/

News Feed