oleh

Johan Budi:Semua Laporan Kami Tindaklanjuti. & KPK Itu Bukan Untuk Diancam-Ancam

JAKARTA -OKB:
Terkait adanya tudingan dari LSM Progres 98 yang menyebutkan bahwa pihak Komisi Pemberantasan korupsi (KPK)terlantarkan dugaan kasus korupsi Jokowi dan mantan Presiden RI Hj Megawati Soekarno Putri ternyata mendapat bantahan keras dari KPK.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi menepis tudingan LSM Progres 98. Sebelumnya, Progres 98 menyebut KPK menelantarkan laporan dugaan korupsi oleh Joko Widodo (Jokowi) dan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri.

Jubir KPK ini memastikan, setiap laporan yang masuk ke KPK akan ditidaklanjuti sesuai prosedur. “Siapapun  yang lapor dan siapa pun yang dilaporkan,” tegas Johan sebagaimana dikutip dari okezone.com.

Dia mengatakan, tindak lanjut pertama terhadap laporan yang masuk ke KPK yakni telaah untuk memastikan apakah dugaan korupsi yang dilaporkan valid atau tidak.

Sementara itu, terkait ancaman Progres 98 akan menginap di KPK hingga kasus yang dilaporkan diproses, Johan tak menggubris. Z”KPK itu bukan untuk diancam-ancam,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Progres 98 Faizal Assegaf mengatakan kasus yang dilaporkan ke KPK, yakni kasus tiga rekening gratifikasi Jokowi, kasus dugaan korupsi APBD Solo senilai Rp12,4 miliar yang terjadi ketika Jokowi menjabat sebagai Wali Kota Solo, dan kasus Bus Transjakarta senilai Rp1,5 triliun.

Lalu,  kasus rekening Jokowi di luar negeri senilai USD8 juta serta kasus BLBI yang diduga melibatkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Faizal mengancam akan menginap di Gedung KPK selama 21 hari hingga semua pimpinan lembaga antirasuah itu kembali bekerja. (Admin/Net)
Foto:johan budi/kpk/net

News Feed