oleh

JMM-SU Geruduk Kejatisu,Desak Periksa Dugaan Korupsi Kadinkes Sergai

OKEBUNG|
Puluhan massa tergabung dalam Jaringan Masyarakat Mandiri Sumatera Utara (JMM-SU) menggelar aksi unjuk rasa di pelataran Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu),Jalan AH Nasution Medan.

Kedatangan massa mendesak Kejatisu untuk segera melakukan pemeriksaan berbagai item dugaan korupsi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai (Kadinkes Sergai),drg Zaniar MAP.

Dalam pernyataan sikapnya, koordinator aksi JMM –SU, Rendy Arryudo, didampingi koordinator lapangan, Eka Armada DS, menyampaikan 10 item dugaan korupsi,antara lain Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2014 senilai Rp 9,8 miliar.  

“Diduga untuk menghindari lelang umum, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yakni Kadinkes Sergai, drg Zaniar MAP dindikasi kuat melakukan pemaketan kepada perusahaan  CV Elvis Sarana Medilab. Buktinya pada pekerjaan dari anggaran DAK tersebut, perusahaan sekelas  CV itu mendapatkan dua item pekerjaan dalam satu anggaran, diantaranya pengadaan mobiler untuk Poskesdes dan Puskesmas,” ucap  Rendy dalam orasinya,Kamis (11/06/2015).

Kemudian, beber Rendy,  Kadinkes yang menjabat lebih dari 7 tahun itu, juga disinyalir kuat melakukan pemotongan dana kapitasi BPJS sebesar 20-30 persen.

“Modusnya, bendara Dinkes diduga kuat memberikan amparah yang ditanda tangani tenaga medis puskesmas dan puskesmas pembantu , namun dalam realisasi dana  tidak sesuai dengan yang tertera paa amprah,” urainya.

Tak cuma itu, Dinkes Serrgai juga diduga marka up pengadaan 2 unit note book Tahun 2014,  yang pengadaannya dipatok Rp 24 juta.Selain itu disinyalir memanipulasi pengadaan dan cetak biaya perjalanan dinas di setiap Puskesmas  yang jumlahnya rata-rata Rp 25 juta.

“Periksa dan copot jabatan Kadinkes Sergai,jabatannya sudah melebihi anggota dewan,”teriak massa.

Selanjutnya, dugaan korupsi pengadaan garasi kapal senilai Rp 474 juta TA 2013. Padahal TA 2012 anggaran yang sama telah digelontorkan.

“Karenanya kami menduga pengadaan tersebut tumpang tindih dan satu TA fiktif,” celoteh Rendy dalam orasinya yang disambut yel-yel peserta aksi.

Takk hanya itu saja,massa juga menyinggung sewa mobil jabatan selama satu tahun, senilai Rp 72 juta,diuga fiktif.Begitu juga jasa pelayanan kesehatan diduga dilakukan pemotongan oleh institusi  pimpinan drg Zaniar MAP  yang disinyalir nilainya mencapai Rp 3,4 miliar.

Untuk itu, kami meminta, Kejatisu untuk  mengusut tuntas dugaan korupsi dilingkungan Dinkes Sergai, termasuk rekanan atau kontraktor, PPTK, PPK, Ketua Panitia pengadaan barang dan jasa serta Kadinkes di  kabupaten tanah bertuah negeri beradab itu.  

“Usut hingga tuntas dugaan korupsi dilingkungan Dinkes Sergai,dan periksa semua kroni-kroni Kadinkes Sergai yang terlibat,”tanda Massa mengakhiri orasinya.(jh\admin )

Foto|ist\

News Feed