oleh

Jenderal Moeldoko: TNI Siap Bebaskan Puluhan WNI Ditahan Pemberontak Yaman

OKEBUNG|
Puluhan Warga Negara Indonesia (WNI) terdiri dari santri Pesantren Darrul Hadist kota Dammaj di Yaman diculik oleh kelompok pemberontak Syiah Al-Houthi.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengaku sudah menerima kabar tersebut dari Kementerian Luar Negeri. Pemerintah, sebutnya,sudah memberikan perintah membentuk tim evakuasi dari TNI untuk menyelamatkan korban penculikan kelompok pemberontak di Yaman itu.

“Menlu sudah me-warning pada Panglima TNI, kondisinya di Yaman ada warga kita, dan saya sudah perintahkan ke setiap jajaran, untuk melakukan penyelamatan,” kata Moeldoko di Mabes TNI, Cilangkap ,Jakarta Timur,Senin (30/03/2015) seperti dilansir merdeka.com.

Panglima TNI mengaku telah menyiapkan, beberapa anggotanya untuk terbang ke Yaman. Menurutnya, TNI kini tinggal menunggu komando dari pemerintah terkait pembebasan WNI itu.”Kami sudah siap. Hari ini, menit ini diminta kami sudah siap,” tegas Panglima TNI.

Sebagaimana diketahui, pejabat KBRI Yaman Maulana Akbar mengatakan, ada sebanyak 23 WNI ditahan oleh pemberontak di Yaman yang menyamar memakai seragam dan atribut petugas keamanan setempat. Oleh sebab itu, pihaknya langsung menelusuri keberadaan puluhan WNI yang ditahan pemberontak itu.

“Saat ini sudah menghubungi kawan-kawan yang dikontak, lalu kami mencoba menghubungi pihak pemberontak itu dan dari informasinya dari pihak pemberontak dia hanya tahu ada yang ditangkap tapi tidak memberi alasan. Kenapa ditangkap? Saat ini kami hanya bisa berspekulasi mereka ditangkap terkait dengan kelengkapan dokumen. kami akan menghubungi pihak terkait,” kata Maulana Akbar.[admin]

Foto|Panglima TNI\Dok.

News Feed