Home / Kodam III/Siliwangi / Jenderal Gatot Nurmantyo: TNI dan Rakyat, Seperti Roh & Tubuh

Jenderal Gatot Nurmantyo: TNI dan Rakyat, Seperti Roh & Tubuh

OKEBUNG |
Kepala Staf Angkatan Darat  (KSAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan  bahwa TNI tanpa rakyat itu seperti  bangkai karena rakyat adalah ruh, sedangkan TNI adalah tubuh. Demikian dikatakan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di Makodam V/Brawijaya, Jumat (03/10/2014 malam.

“Untuk itu, HUT ke-69 akan kita lakukan unjuk kekuatan dalam upacara resmi pada tanggal 7 Oktober, tetapi pada tanggal 8 Oktober akan kami ajak masyarakat,” paparnya. KSAD didampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Eko Wiratmoko dan sejumlah perwira tinggi TNI.  Menurut KSAD, negara ini sejak awal didirikan oleh rakyat, bukan TNI.

“Negara ini lahir pada bulan Agustus (1945), sedangkan TNI lahir pada bulan Oktober (1945). Oleh karena itu, TNI tanpa rakyat itu tidak ada artinya apa-apa. Pada HUT ke-69 bertema prajurit profesional yang dicintai rakyat,” demikian dilansir poskotanews.com.

Untuk tema prajurit profesional, kata mantan Pangdam V/Brawijaya itu, akan ditunjukkan dengan unjuk kekuatan yang tidak pernah ada sejak 10–15 tahun terakhir.

“HUT TNI kali ini memang beda karena ada sesuatu yang tidak pernah ada yang akan kami tunjukkan, misalnya penerjunan satu brigade infanteri (di Pulau Madura), flypass dengan 42 pesawat tempur, dan sebagainya,” katanya.

Selain itu, TNI juga akan menunjukkan alutsista buatan industri strategis dalam negeri, termasuk beberapa alutsista yang baru dari luar negeri, seperti Bell, Anoa, dan Leopard.

“Akan tetapi, kalau menunjukkan profesionalisme prajurit itu mudah, sedangkan untuk menunjukkan prajurit yang dicintai itu masih belum karena masih ada prajurit saya yang menyakiti rakyat. Oleh karena itu, saya sebagai KSAD meminta maaf,” katanya.

Ia mencontohkan masyarakat bisa naik tank Leopard. “Saya jamin tidak akan merusak aspal Surabaya, sedangkan rute keliling Kota Surabaya akan saya pasrahkan Polda Jatim,” katanya.

Ditanya tentang “penutupan” Bandara Internasional Juanda Surabaya untuk “parkir” alutsista TNI terkait HUT Ke-69 TNI dalam skala besar-besaran itu, dia mengatakan tidak ada penutupan itu.

“Saya sudah bicara dengan jajaran perhubungan, nanti akan ada space atau jadwal khusus, jadi tidak ada penutupan itu, mungkin hanya waktu penerbangan yang mundur saja,” katanya. (pkt\net)
Foto:poskotanews

Check Also

Randis Baru, Profesionalisme TNI Meningkat

OKEBUNG| Pangdam III/Slw Mayjen TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si, menyerahkan 8 unit kendaraan dinas kepada …