oleh

JEMBATAN SILATURAHMI TNI SEJAHTERAKAN RAKYAT

OLEH : RYAN NOER SINAGA

SILATURAHMI,kata -kata penyambung tali persaudaraan agar tetap abadi dan menyambung tali silaturahmi bisa dilakukan kapan saja. Tapi momen silaturahmi biasanya sangat terasa kuat di hari lebaran. Lebaran menjadi salah satu hari baik untuk mengunjungi sanak saudara, kerabat, teman, dan para tetangga untuk menjalin kembali hubungan persaudaraan.

Silaturahmi memiliki sejumlah keutamaan. Tak hanya dilakukan saat lebaran, dilakukan di luar lebaran pun berkahnya tetap luar bias. Menjalin dan menyambung kembali hubungan baik bisa melipatgandakan kebaikan dan keberkahan.

Saat ini, kita ketahui dimana Prajurit TNI bertugas selalu meningkatkan silaturahmi. Sepeti melalui Metode Komsos, pembinaan teritorial (Binter) Serbuan Teritorial (Serbuter) dan masih banyak lagi kegiatan-kegiatan yang meningkatkan silaturahmi dilakukan prajurit TNI.

Seperti dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 108 yang digelar Kodim 0203/Langkat Korem 022/Pantai Timur Kodam I/Bukit Barisan di wilayah Desa Batu Jongjong Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Disini, meskipun dalam suasana pandemi Covid-19,personel Satgas TNMD 108 melaksanakan pekerjaan fisik pembuatan jembatan sepanjang 12 meter di Dusun Simpang Empat Desa Batu Jongjong dan pembukaan jalan menghubungkan Dusun Simpang Empat ke Dusun Batu Katak Bahorok sejauh 1500 meter dengan lebar 5 meter.

Meskipun cuaca ekstrim dalam kondisi pandemi Covid-19,personel Satgas tetao semangat bekerja dibantu warga setempat.

Mulai dari Pra TNMD hingga dimukainya TMMD personel Satgas dan warga terlihat kompak bahu membahu mengerjakan dua sasaran fisik yang sangat berguna bagi masyarakat. Hujan dan panas mereka tebas demi mesnsejahterakan masyarakat lewat program TMMD 108 Kodim 0203/ Langkat.

Kita ketahui bahwa TNI sosok manusia terlatih, disiplin tinggi, hormat dan peduli kepada rakyat serta paling setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tugasnya berbagai multi fungsi dan lakonnya pun multi talenta. Mereka (prajurit) dilatih untuk mampu melaksanakan tugas dalam segala bidang. Tak pelak, saat ini tingkat kepercayaan masyarakat kepada TNI meningkat tajam sehingga tak heran jika TNI disenangi dan dicintai Rakyat dimanapun bertugas.

Selain itu, kita selalu melihat bahwa prajurit TNI ramah dan ditanamkan jiwa sopan santun kepada siapapun. Namun, bagi kalangan sesama TNI sendiri jiwa taat dan setia kepada atasan tetap melekat.

Mereka dididik dan dilatih, diberi pendidikan selama berbulan-bulan bahkan hingga tahunan, mereka terlahir untuk melindungi dan menjaga NKRI dari musuh. Mereka dilatih secara profesional, mereka dilatih hidup bertahan dihutan dengan makan seadanya, mereka dilatih cara dan tehnik berperang melawan musuh dan mereka juga dilatih membunuh musuh jika nyawanya sudah terancam.

Prajurit berseragam loreng jago tembak, jago tempur, jago beladiri dan ahli menjinakan bom, ahli dibidang penanganan teroris dan masih banyak lagi yang bisa dilakukan Prajurit TNI itu tugasnya saat ini multi fungsi.

Mereka (TNI) juga manusia, sama halnya seperti masyarakat umum lainnya. Sama-sama ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, hanya saja mereka (TNI) di didik dan dilatih untuk berperang melawan musuh demi menjaga keutuhan NKRI. Tak hanya itu saja, mereka juga.

Pengabdian dan rasa cinta tanah air sudah harga mati bagi prajurit TNI. Pengabdian dan kesetiaan tanpa batas prajurit TNI dalam misi kemanusiaan dan sosial sungguh sangat mulia dan sangat membantu rakyat. Dan misi sejahterakan rakyat merupakan kebanggaan dan kehormatan bagi prajurit TNI yang ditugaskan.

TNI dilahirkan dari “Rahim” rakyat Indonesia. Karena itu, TNI tidak boleh menyakiti hati rakyat. Hubungan TNI dan rakyat ibarat ikan dan air, Ikan tidak akan hidup tanpa air. Rakyatlah yang mengandung, merawat, dan membesarkan TNI,”

Kita ketahui bahwa TNI dikenal sebagai pasukan militer yang mempunyai kemampuan seperti Jago Perang, Jago Tembak, Jago Beladiri dan Jago Navigasi untuk menjaga dan mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari Invasi Negara Asing yang ingin merongrong Negeri ini. Namun dimasa damai, TNI dituntut untuk melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang bertujuan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup rakyat Indonesia.

Track record dan nama besar TNI selama ini sudah tidak diragukan lagi untuk mengabdi kepada Negara dan Rakyat. Berbagai kegiatan operasi militer selain perang (OMSP) yang dilaksanakan para prajurit TNI sudah banyak faedah dan gunanya bagi Bangsa dan Negara, khususnya bagi Rakyat.

Selain sukses dalam OMSP, para prajurit TNI yang profesional juga namanya telah mengharumkam di kancah dunia Internasional dalam berbagai event yang digelar. Tak ayal TNI semakin dicintai Rakyat dan namanya harum dimana-mana. Keberhasilan TNI menjadi profesionalisme berkat banyaknya dukungan dari segala pihak komponen Bangsa Indonesia.

Melalui kegiatan Bhakti TNI, demi kesejahteraan rakyatnya TNI harus mampu silangkan senjata dan menggantinya dengan berbagai macam perkakas guna membantu Pemerintahan Daerah (Pemda) dalam membangun infrastruktur dan sarana prasarana yang menjadi kebutuhan masyarakat banyak.

Kian hari tuntutan tugas yang begitu besar, membuat anggota TNI dituntut harus Multi Talenta dan Fungsi dalam berbagai bidang.

Prajurit TNI dapat diartikan merelakan dan memberikan seluruh jiwa dan raga untuk bekerja atau melakukan sesuatu sematamata hanya atas dasar keinginan tanpa berharap menerima apapun lagi tanpa batasan tertentu sampai kapanpun dan dimanapun berada. JULUKAN pengabdian tanpa batas tersebutlah yang pantas diberikan kepada TNI.

Pengabdian dan rasa cinta tanah air sudah harga mati bagi prajurit TNI. Pengabdian dan kesetiaan tanpa batas prajurit TNI dalam misi kemanusiaan dan sosial sungguh sangat mulia dan sangat membantu rakyat.Dan misi sejahterakan rakyat merupakan kebanggaan dan kehormatan bagi prajurit TNI yang ditugaskan.

Selama ini kita mengetahui bahwa TNI berjuang keras demi Rakyat, mereka rela dan ikhlas tinggalkan keluarga, tanpa mengenal menyerah dan tidak mengenal waktu bagi prajurit TNI untuk mengabdikan dirinya ke pangkuan ibu pertiwi.

Seperti dalam rangka mengakselerasi pembangunan dan mewujudkan ketahanan nasional, TNI AD menggelar secara serentak TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)ke-108 Tahun 2020.Dalam kegiatan ini sebulan prajurit TNI dan Polri yang tergabung Satgas TMMD 108 Kodim 0203/Langkat harus meninggalkan keluarga tercintanya. Melawan panas,bermandikan peluh,melawan hujan dan lumpur mereka lakukan demi mewujudkan kesejahteraan Rakyat lewat pembangunan.

Dikegiatan TMMD ini kita semua harus bangga dan salut, karena selama kurun waktu sebulan mampu menyiapkan berbagai kegiatan sasaran fisik yang diprogramkan. Jika dilihat kerja TNI dalam TMMD,pasti kita tidak menyangka dan percaya. Namun,pengalaman penulis yang sudah berulangkali melihat kerja TNI percaya dan yakin bahwa TNI itu memiliki segudang keahlian dan pengalaman. Buktinya, dalam waktu tidak mencapai sebulan tuntas semua pekerjaan fisik sehingga banyak masyarakat dan pemerintah setempat salut dan bangga kepada TNI.

Itulah yang dilakukam prajurit TNI dibantu Polri dan masyarakat di Desa Batu Jongjong Kec Bahorok Langkat, Sumut. Mereka (Satgas) yang dipimpin langsung Dansatgas TMMD 108 Kodim 0203/Langkat Letkol Inf Bachtiar Susanto mempertaruhkan nyawanya ditengah pandemi Covid-19 demi mensejahterakan rakyat lewat program TMMD fisik dan non fisik.

Dengan berbekal kemampuan yang dimiliki personel Satgas akhirnya pembuatan jembatan 12 meter untuk memperlancar akses masyarakat tuntas tepat waktu. Begitu juga pembuatan jalan 1500 meter tunta semua sehingga Ikatan Silaturahmi antara warga Desa Batu Jongjong dan Batu Katak semakin erat berkat siapnya jembatan dan jalan.

Atas hasil yang dicapai personel Satgas, Letkol Inf Bachtiar Susanto sangat apresiasi dengan hasil kerja sasaran fisik yang dilakukan Satgas dan warga. “Lanjutkan dengan semangat,jaga faktor keamanan kerja dilapangan dan tetap jalankan protokol kesehatan dalam bekerja, “pesan Letkol Inf Bachtiar Susanto.

Dalam kegiatan sasaran fisik untuk pembuatan jembatan sepanjang 12 m dan jalan serta non fisik tuntas semua berkat adanya kerjasama Pemda dan masyarakat yang turut mendukung kegiatan TMMD 108 di Bahorok.

Dansatgas TMMD 108 Kodim 0203/Langkat Letkol Inf Bachtiar Susanto, menyampaikan kepada awak media bahwa kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 108 yang digelar di wilayah Desa Batu Jongjong Kec Bahorok, Kab Langkat, Sumut sebagai bentuk wujud bakti TNI kepada negeri

“TMMD juga merupakan sebagai wujud kebersamaan dan bangkitkan semangat gotong royong masyarakat yang selama ini nyaris pudar, “jelas Dandim yang juga Dansatgas TMMD 108 Kodim 0203/Lkt.

Menurutnya kegiatan program TMMD bukan hanya unruk membangun infrastruktur saja, melainkan sebagai bentuk wujud sinergitas TNI, Polri dan masyarakat guna mewujudkan pembangunan dikawasan terisolir dan membangun mental masyarakat dengan kegiatan TMMD sasaran sasaran fisik dan non fisik.

“Saya harap personel Satgas dan masyarakat tetap semangat dalam melaksanakan pekerjaan TMMD,saya bangga dam salut, meskipun terik panas matahari sampai sore hari Satgas dan warga tetap semangat, “tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan TMMD merupakan salah satu wujud kebersamaan TNI Polri dan masyarakat.

“Selain mewujudkan pembangunan merata, TMMD sekaligus menyemarakan semangat gotong royongan yang selama ini sudah mulai pudar,kita bangkitkan lagi,”ungkapnya.

Selain itu program TMMD ini merupakan operasi program bakti TNI yang melibatkan kelembagaan terkait dan juga Pemerintah Daerah (Pemda) khususnya.

“Kegiatan TMMD ini merupakan suatu sifat yang tidak langsung di kerjakan tetapi berdasarkan dari warga melalui Musrenbang masing-masing Pemda yang memperioritaskan untuk mana daerah yang mesti dijadikan sasaran TMMD kemudian membantu Pemda untuk percepatan pembangunan, “katanya.

Dansatgas berharap, selaku warga negara Indonesia,tentu nya bagaimana kita membangkitkan semangat gotong toyong dan bagaimana kembali bersama-sama dengan rakyat, serta aparat dalam mengatasi seluruh kesulitan, arti nya pembangunan supaya tidak menjadi kendala bagi rakya. “Apabila rakyat sejahtera, TNI juga harus kuat, karena hakekat TNI berasal dari rakyat, tuturnya.

Dalam kegiatan ini,lanjutnya,prajurit Tiga Matra TNI dan personel Polri bekerjasama dengan masyarakat bahu membahu mewujudkan pembangunan merata guna mendukung Pemda setempat.

“Setiap ada TMMD jelas sinergitas TNI Polri dan masyarakat terlihat jelas dan kompaknya bekerjasama membangun diwilayah terisolir, “sebut Bachtiar

Sementara itu Kades Batu Jongjong Tetap Ukur Ginting menyampaikan kepada awak media bahwa Desa Batu Jongjong luas wilayah secara administrasi 17.531 hektar dengan jumlah penduduk 553 Kepala Keluarga terdiri dari 6 Dusun.

“Desa Batu Jongjong yang saat ini dilaksanakan TMMD berbatasan dengan Provinsi Aceh (sebelah barat) dan Kabupaten Tanahkaro, Sumut (sebelah selatan) dan 400 hektar perkebunan karet dan sawit, “terang Kades.

Saat ini, lanjutnya, sebaguan besar penduduk bertani dan sebelum ada jembatan susah sekali, apalagi disaat banjir datang tentu sungai meluap sehingga masyarakat kesulitan melintas.

Dengan dibangunnya jembatan dan jalan baru, kata Kades masyarakat lebih gampang dan tentunya lancar menjual hasil pertaniannya ke pekan kota Bahorok.

“Kami sangat berterima kasih sekalibatas kepedulian TNI yang telah membangun infrastruktur di wilayah kami ini sehingga masyarakat kedepannya akan sejahtera dan tingkat perekonomian dipastikak akan meningkat dengan adanya jalan baru dna jembatan, “sebutnya.

Hal senada disampaikan Tarigan warga setempat bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan TMMD sangat diapresiasi, karena selama ini, kata dia,sulit melintas ataupun menyebrang sungai. Dengan adanya jembatan baru masyarakat akam gampang menjual hasil pertaniannya dan anak-anak sekolah juga lebih cepat kesekolah.

“Kami sangat bangga dengan TNI dan kami berjanji akan tetap merawat dan menjaga apa yang telah dibuat TNI di kampung kami, tanpa adanya TMMD mungkin bisa saja tidak ada jembatan dan jalan baru disini, maka itu entah bagaimana membakas jasa baik bapak-bapak tentara yang telah membangun kampung kami ini, “cetus Tarigan.

Sementara iti Sekdakab Langkat dr Indra Solehuddin menyampaikan ucapan terima kasih atas adanya pembangunan diwilayah Kab Langkat,adanya TMMD di Kec Bahorok Langkat Bukti Bahwa TNI Peduli Pembangunan dan Mengatasi Kesulitan Rakyat Sekeliling, TNI Hadir Langkat Hebat dan Sejahtera, “ucap Sekdakab.

Tim Wasev Irjenad dipimpin Brigjen TNI Darmono Susastro. S. I. P,menyampaikan bahwa pekerjaan fisik TMMD 108 Kodim 0203/Lkt di Desa Batu Jongjong hasilnya saat ini mulai dimanfaatkan masyarakat.

“Saya minta kepada masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan dan jalan yang telah dibuat TNI dalam TMMD, perhatikan kendaraan roda empat yang melintas tonasenya jangan sampai berlebihan, kalau berlebihan tentu jembatan akan rusak,untuk itu rawatlah, TNI buat jembatan ini untuk melancarkan transfortasi disini agar masyarakat gampang dan cepat ke kota untuk menjual hasil perkebunan, terlebh anak sekolah akan cepat sampai sekolahnya, “sebut
Brigjen TNI Darmono Susastro. S. I. P,
saat meninjau pembuatan jembatan sepanjang 12 meter di Dusun Simpang 4, Jum’at (24/07/2020) lalu.

Brigjen TNI Darmoni juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga masyarakat yang telah mendukung kegiatan TMMD di wilayah Batu Jongjong sehingga semuanya berjalan lancar.

“Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat disini, khususnya Pemda Langkat dan Forkopimca Bahorok yang telah banyak mendukung sehingga pelaksananaan TMMD berjalan lancar sebagaimana kita harapkan, disini kami hadir untuk rakyat, demi rakyat dan hasilnya untuk rakyat, maka itu rawatlah apa yang telah dibuat TNI dikampung ini, “pesan Tim Wasev Irjenad. .

Jembatan yang telah dibangun, kata Brigjen TNI Darmono tentunya dapat dimanfaatkan masyarakat dan meningkatkan taraf perekonomian. Selain itu, lanjutnya, jembatan tersebut mempermudah masyarakat sebrang jembatan untuk Menjalin Silaturahmi.

“Silaturahmi harus dibina sesama umat beragama dengan adanya jembatan baru maka Ikatan Silaturahmi Antar Masyarakat Semakin Erat Terjalin, ” Jembatan Silaturahmi Tersebut Juga Mensejahterakan Warga “, “sebutnya seraya menambahkan jangan lupa rawatlah apa yang telah dibangun TNI disini. (Redaksi)

News Feed