oleh

Jelang Tahun Baru,Pelaku Perampok Pecah Kaca Mobil kembali Beraksi

OKEBUNG |
Aksi pelaku perampokan pecah kaca mulai marak kembali.Kali ini,kaca mobil jenis sedan Mazda BK 1767 WD milik, Sasyah (23) warga SM Raja Medan, dipecah perampok hingga paket skripsinya lenyap.Merasa dirugikan, mahasiswa kedokteran UISU ini pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Delitua, Rabu (17/12/2014)

Informasi diperoleh menyebutkan, aksi pecah kaca mobil itu terjadi ketika Sasyah hendak makan di rumah makan Rizky yang terlatak di Jalan Brigjen Zein Hamid, Kel. Kedai Durian, Kec. Delitua bersama sejumlah teman-temanya.

Namun, selesai makan dan hendak melanjutkan perjalanan, dirinya melihat kaca mobil sebelah kirinya telah pecah. Saat dicek ke mobil, surat-surat untuk kepentingan skripsinya lenyap dibawa perampok. Tak senang dengan ulah perampok, ia pun memilih membuat laporan ke Polsek Delitua.

“Kejadian pastinya saya tidak tau, ketika saya mau pergi saya lihat mobil sudah dipeceh dan barang-barang saya telah hilang,” ujar Syahsah saat ditemui di Polsek Delitua.

Terpisah,Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Martualesi Sitepu ketika dikonfirmasi fokusmedan.com mengatakan pihaknya masih menerima laporan korban.

Sementara itu dilokasi terpisah dan dihari yang sama,seorang wanita saat menawarkan produk susu terbaru di salah satu mini market di Jalan Tritura, Medan, kaca mobil Xenia BK 1556 QV putih milik Fahdiar Mayrita (43), warga Kelurahan Martubung,Kec Medan Deli, dipecah perampok.

Atas kejadian itu,korban kehilangan,satu cincin emas, satu unit tablet, satu handphone dan surat surat berharga yang nilainya diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Informasi yang , kejadian itu terjadi sekira pukul 11.00 WIB. Siang itu, korban berserta sopirnya memarkirkan mobil di sebuah mini market guna memperkenalkan produk susu baru yang mereka pasarkan.

Namun, sekira lima menit di parkiran, dari dalam mini market, sopir korban melihat dua pria mengendarai sepeda motor jenis Honda Supra X menghampiri mobil majikannya. Detik berikutnya, kedua pelaku dengan ciri ciri pakai helm membawa tas dari dalam mobil tersebut.

Sadar tas tersebut milik bosnya, sopir korban memberitahukan kepada korban kemudian berteriak rampok dan berusaha mengejar pelaku. Akan tetapi, dua perampok tersebut sudah hilang, lari menuju Jalan Sisingamangaraja, Medan.

“Pas dikejar mereka dah hilang. Ya melapor lah jadinya. Jago, cepat aksi mereka,” terang sopir korban di kantor Polrek Delitua.(Reza)

Foto:ist/okebung/

News Feed