oleh

Jelang Hari Natal 2014 Dan Tahun Baru 2015 Stok Bahan Pangan Cukup

OKEBUNG|
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan jumpa pers membahas ketersediaan pasokan kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2015, terutama kebutuhan  9 bahan pokok dipasaran dapat dipastikan aman.

Bahkan, situasi ketahanan pangan untuk Provinsi Sumatera Utara dapat memenuhi cadangan 3,5 bulan kedepan atau hingga bulan Februari 2015. demikian juga penggunaan transportasi angkutan darat, udara dan laut.

 

Hal ini terungkap ketika Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut melakukan pertemuan dengan Dinas Ketahanan Pangan Sumut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut, Dinas Peternakan dan Kesehatan hewan dan Dinas Perhubungan Sumut, di aula Transparansi Diskominfo Sumut, Senin (22/12/2014). Yang dimana pertemuan ini merupakan agenda rutin di setiap perayaan.

Kepala Dinas Kominfo Sumut, Jumsadi Damanik dalam pertemuan tersebut menjelaskan tujuan dari pertemuan ini untuk mengetahui sejauh mana kesiapan para dinas terkait menjelang Natal dan Tahun Baru. Mulai dari pasokan bahan pokok  hingga alat trasportasi di Sumatera Utara dan serta menjaga inflasi supaya masyarakat mengetahui kesediaan bahan pokok.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Provsu Ir Soyono MM menjelaskan, ketersediaan, distribusi dan akses pangan begitu juga komsumsi, mutu dan keamanan pangan menjelang Natal dan Tahun dalam kondisi aman. Meskipun ada kenaikan bahan pokok, namun harganya masih dalam kewajaran dan tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan.

Untuk kebutuhan daging sapi, tambahnya, jelang Natal dan Tahun Baru 2015 cukup aman. Hal ini disukung ketersediaan kurang lebih 600ribu sapi siap potong.

“Perkembangan harga untuk satuan kilogram, mulai dari beras IR64 untuk bulan November Rp9.750, Ramos Rp10.133, KKB Rp10.772, Gula putih Rp10.259 , minyak goreng kuning Rp10.728, Daging Sapi Rp95.000, daging ayam ras Rp21.455, daging ayam buras Rp52.750, telur ayam ras Rp1.076 per butir, kacang tanah Rp17.571, cabe merah Rp52.107 dan bawang merah Rp16.938,”papar Soyono.

Keterangan itu juga diperkuat oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut yang diwakili Rauli Tambunan. menurutnya, kondisi kebutuhan bahan pokok di Sumatera Utara aman. Pengawasan untuk itupun terus dilakukan dipasaran, termasuk juga harga dipasaran.

Untuk ketersediaan beras, bulog terus melakukan persediaan, begitu juga bawang merah aman untuk dua bulan kedepan, jagung dan tepung terigu. Kenaikan 10 persen hanya terjadi di bahan pokok cabe merah, itupun karena cuaca buruk ini.

“Jadi, hindari belanja yang berlebihan, karena pasokan bahan pokok tetap aman, “terangnya.

 

Sedangkan untuk harga pangan pokok, Rauli memastikan, sampai minggu ini masih relatif stabil, kecuali Cabai. Meski terjadi kenaikan beberapa komoditas pangan, kenaikan masih dianggap wajar. Kenaikan tersebut tidak lepas dari meningkatnya permintaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sumut yang diwakili Kepala Bidang Perhubungan Darat Darwin mengatakan, realisasi penumpang jelang Natal dan Tahun  Baru untuk trasportasi darat, udara dan laut aman. Dan kami menilai, lonjakan yang ada di Natal dan Tahun Baru ini, dapat terpenuhi.

“Saat lonjakan penumpang, dinas perhubungan sumut telah melakukan antisipasi lonjakan, dan sudah dilakukan sejak Lebaran lalu,”katanya.

Untuk tarif sendiri, lanjut Darwin, sesuai dengan peraturan Gubernur Sumatera utara Nomor 44 tahun 2014, tentang tarif angkutan penyeberangan lintas antar kab/kota di Provsu mengalami persentase dari 7persen hingga 16 persen dari kenaikan harga semula.(Dof)

News Feed