oleh

Jalan Sore,Siswa SMP Dirampok, Sepeda Motor Lewong

OKEBUNG|
Lagi-lagi aksi perampokan dengan modus menabrak anggota keluarga kembali terjadi di Medan.Kali ini,dialami seorang siswa kelas 2 SMP,Bintang Andreas Sitepu (14) warga Jalan Karya I, Desa Helvetia, Kec Sunggal,Kab Deli Serdang,Sumatera Utara dirampok dua pelaku mengendarai sepeda motor Honda Verza warna putih di Jalan Beringin, Kel Helvetia Tengah, Kec Medan Helvetia.

Alhasil, Sepeda Motor Yamaha Mio Soul BK 6408 ADR miliknya raib dibawa pelaku, Sabtu (17/01/2015) sekitar pukul 17.00 WIB.

Informasi dihimpun menyebutkan, kejadian naas yang dialami remaja ini bermula pada,Sabtu (17/01/) sore, dirinya bersama rekannya,Gregory (14) hendak jalan-jalan sore.

Namun, sedang asyik berjalan-jalan, dua orang pria yang mengendarai sepeda motor Honda Verza warna putih itu langsung memepetnya sembari menyuruh memberhentikan sepeda motor mereka ke pinggir jalan.

Disitu, kedua pria tersebut menuduh mereka menabrak salah satu anggota keluarganya yang dalihnya sedang berada di rumah sakit sembari menyuruh mereka ikut ke rumah sakit.

Karena masih lugu, kedua remaja itu pun mengikuti perintah kedua pelaku dan langsung menaki sepeda motor pelaku. Disaat itulah, kedua pelaku membawa mereka pergi ke tempat yang sunyi langsung menurunkan kedua remaja ini.

Setelah sepeda motor dibawa pelaku,kedua remaja tanggung ini pun hanya pasrah dan bengong keheranan serasa dihipnotis saja.

Kemudian, kedua remaja yang sedang kebingungan, langsung menghubungi orang tuanya untuk menjemput mereka ketempat yang diturunkan pelaku.

Berselang beberapa menit, orang tua korban pun tiba ditempat mereka dan langsung membawa mereka pulang. Setibanya dirumah, kedua remaja ini pun menceritakan kisahnya kepada kedua orang tua mereka.

Sementara, mereka yang harus melengkapi surat-surat sepeda motor untuk mempermudah proses membuat laporan, menunda mendatangi Mapolsek Medan Helvetia saat itu juga.

Keesokan harinya,Minggu (18/01/2015) siang, kedua remaja yang didampingi orang tua mereka masing-masing mendatangi Mapolsek Medan Helvetia untuk membuat pengaduan.

Kepada petugas SPKT,Bintang Andreas Sitepu mengaku sepeda motor milinya raib, karena dituduh menabrak anggota keluarga pelaku.

“Dua orang itu, tiba-tiba disebelah kami dan menyuruh kami untuk menghentikan kereta (sepeda motor) kami ke pinggir jalan. Terus, mereka menuduh kami menabrak adiknya dan adiknya sekarang berada di rumah sakit. Abis itu kami disuruhnya ikut, terus kami di letakkan ditempat yang suny dan selanjutnya kereta kami langsung dibawa pergi, ” jelasnya.

Terpisah, Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Ronni Bonic melalui Kanit Reskrim, AKP Hendrik Temaluru saat dikonfirmasi via seluler mengatakan korban masih dimintai keterangan diruangan SPKT. “Masih kita mintai keterangannya, dan secepatnya kita lidik, ” tandasnya.(Fud)

Foto:ilustrasi\

News Feed