oleh

Jadi Orang Tua Angkat Satgas TMMD Kebahagiaan & Kebanggaan Takterlupakan

MEDAN – Bagi warga,mendapatkan kepercayaan jadi orang tua asuh (angkat) merupakan suatu kebahagiaan dan kebanggaan yang tak kan terlupakan. Selain secara langsung mendapatkan rezeki, juga mendapatkan anak dan mendapatkan pengalaman berharga bisa mengenal lebih dekat sosok tentara. Dimana tadinya rumahnya sunyi kini ramai dan selalu bersuka ria dan bercengkrama.

Seluruh prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) selama menjalankan program TMMD reguler tinggal dan menetap selama sebulan di wilayah itu. untuk lebih dekat dengan rakyat, puluhan prajurit Satgas TMMD tinggal (menginap) di rumah-rumah milik warga.

Perempuaan paruh baya ini Ema (50) tersipu malu dan senyum simpul sambil menggoyangkan sendok sayur ke kuali berisi gulai ikan ayam yang sedang mendidih.

Selain Sebagai orang tua angkat personil satuan Tugas (Satgas) TMMD 99 Kodim 0201/BS, wanita murah senyum ini menyibukkan diri membantu Ernawati (56) pemilik warung nasi sekaligus kantin Satgas TMMD.

Dirinya tidak merasa tergangu Ketika di hampiri oleh Tim Liputan Jurnalis Online Indonesia (JOIN) wilayah Sumut di kampung sentosa barat lingkungan 20 Sicanang Belawan, rabu, (12/7).

Ema mengatakan kehadiran Tentara dikampungnya menambah penghasilan orang sekampung dan meningkatkan taraf kehidupan ekonomi warga. khususnya dirinya, selain mendapatkan rezeki dari uang makan yang diberikan Petugas TMMD bahkan menerima jasa dari pemilik warung nasi kantin TMMD karena membantu memasak didapur.

“Ibu Erna taklah mungkin sanggup mengerjakan sendiri didapur ini memasak untuk para bapak tentara, makanya saya diperbantukannya untuk didapurni,” ujar Ema sambil tersenyum ramah.

Ema sebelum kedatangan Satgas TMMD seorang ibu rumah tangga yang tidak memiliki penghasilan, namun sekarang kebanjiran pekerjaan. Bahkan Orang tua angkat ynag disandangnya mengharuskan dia ekstra perhatian dirumahnya agar anak angkat yang dititipkan TMMD dapat terlayani dengan baik masalah makan dan tempat tinggalnya.

“Meski saya sekarang sibuk sekali, tapi saya sangat gembira bisa beramai-ramai dengan ibu-ibu disini memberi dukungan pada pak petugas yang sedang membangun kampung kampung kami.” pungkas Ema polos.

Ditempat terpisah Menurut Letkol Inf Edison SS Wadan Satgas TMMD ke 99 tahun 2017 Kodim 0201/BS, Orang tua Asuh bertujuan agar lebih menyatu antara tentara dan rakyat, sehingga warga dapat berinteraksi langsung dengan Tentara dalam satu atap juga sebaliknya tentara lebih dekat rakyat.

Kendati banyak warga sempat terjadi saling menawarkan diri agar rumahnya ditinggali oleh prajurit, namun setelah dilakukan koordinasi dengan pihak instansti, pemerintah desa dan tokoh masyarakat, maka dipilihlah ada beberapa kriteria warga yang rumahnya ditinggali oleh para prujurit.

Warga yang mendapatkan kesempatan langka tersebut senang bukan kepalang. Hari-hari di rumah itu telah kedatangan tamu istimewa. Selama sebulan pemilik rumah hidup dan tinggal bersama prajurit TNI bagaikan mendapat “Keluarga Baru”.

Disinilah suasana baru hadir ditengah kehidupan bermasyarakat di wilayah Sicanang Belawan. Suasana rumah yang ditinggali prajurit menjadi hingar-bingar. Hari-hari sebelumnya yang sepi-sepi saja, kini ramai, penuh tawa dan canda. Anak-anak pun mulai bermanja-manja dengan para prajurit Satgas, bahkan bercita setelah dewasaa tamat sekolah ingin masuk tentara yang gagah dan baik hati.

Ketika usai bekerja di lapangan lokasi TMMD, orangtua dan anak-anak bercengkerama dengan prajurit Satgas TMMD. Bahkan, saat sore tiba, prajurit sepulang dari lokasi TMMD pun menyempatkan diri membantu memasak di dapur dan berolah raga.

Kelihatan Prajurit Satgas pun tidak canggung-canggung membantu tuan rumah, yang ditinggali memasak sayur atau menggoreng ikan, tahu dan tempe sebagai lauk makan malam. Suasana keakraban pun nampak jelas. Semua seperti keluarga.

(yas)

News Feed