oleh

ISIS Berencana Bebaskan Chechnya dari Rusia

OKEBUNG|
Kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) merilis video yang mengancam Presiden Rusia Vladimir Putin. Mereka pun berencana untuk memasuki Rusia dan membebaskan Chechnya.

Di atas sebuah pesawat, beberapa orang anggota ISIS merekam pesan untuk Presiden Putin. “Pesan ini buat anda, Vladimir Putin! Pesawat ini dikirim kepada Bashar Assad, dan akan mengirim sejumlah pasukan untuk anda. Ingat itu!” Katanya, seperti dikutip IBT, Kamis (04/09/2014).

“Pesawat ini adalah hasil teknologi Rusia. Dengan Persetujuan Allah, Kami akan membebaskan Chechnya dan seluruh wilayah Kaukus,” ancam pihak ISIS dengan logat Russia.

Anggota ISIS itu pun menambahkan, “Kekuasaan anda sedang terguncang, dan akan jatuh dengan kedatangan kami di Rusia”.

Di sisi lain kelompok teroris juga telah menyatakan perang terhadap Amerika Serikat (AS) di Irak Utara. Rusia justru juga membuat AS berang karena mendukung Presiden Suriah Bashar Al-Assad untuk tetap berkuasa. Para militan ISIS pun dalam video menganggap Assad sebagai “babi”.

Namun ancaman yang dilakukan oleh ISIS terhadap Putin, justru dimentahkan oleh kelompok pemberontak Chechnya. Pemimpin gerakan Chechen Ramzan Kadyrov menilai ancaman itu hanyalah ancaman anak-anak.

“Orang-orang ini tidak ada hubungannya dengan Islam. Mereka justru menjadi musuh besar Muslim di seluruh dunia. Orang-orang naif yang menganca membebaskan Chechnya dan melawan Rusia hanya dengan dua pesawat. Mereka bisa saja menggunakan 2.000 pesawat, tetap saja tidak bisa menyentuh Rusia,” tegas Kadyrov. (Okz/Net)

Foto/Net/

News Feed