oleh

IPW: Kapolri dan Kapolda Kalbar Harus Mundur.!

OKEBUNG|
Terkait ditangkapnya dua anggota Polri oleh Kepolisian Diraja Malaysia (PDM)
di Kuching, Sarawak membuat Indonesia Police Wacth (IPW)angkat bicara.IPW meminta kepada Kapolri Jenderal Sutarman mundur dari jabatan.

“Demikian di sampaikan,Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane.
Dia meminta kepada Kapolri dan Kapolda Kalbar harus mundur dari jabatan. Apalagi, kedua anggota Polri itu ditangkap karena diduga terlibat kasus sabu yang sebanyak 6 kilogram (kg).

“IPW mendesak harus ada elite Polri yang bertanggung jawab dalam kasus penangkapan AKBP Idha Endri dan Brigadir Harahap tersebut. Bagaimanapun kepergian dua anggota Polri itu ke Malaysia harus izin dan sepengetahuan atasan. Tidak mungkin seorang anggota Polri bisa pergi ke luar negeri dengan cara ‘selonong boy’ tanpa izin atasan, apalagi yang pergi itu adalah perwira menengah berpangkat AKBP,” ujar Neta sebagaimana rilis yang dilansir okezone,com Senin (01/09/2014).

Menurut Neta, tindakan tegas diperlukan agar anggota Polri tidak terus-menerus mempermalukan diri dan institusinya. Di saat Kapolri Sutarman berseteru dgn Kompolnas justru muncul kasus yang sangat memalukan ini.

Dari kasus penangkapan tersebut, lanjut Neta, para pimpinan Polri perlu makin memperketat dan mencermati bawahannya, terutama yang bersentuhan dengan tugas-tugas di bidang narkoba. 

“Pengawasan internal dari atas ke bawah harus diperkuat. Atasan harus peduli dengan semua dinamika yang ada di jajarannya. Sangat naif jika seorang Kapolda tidak tahu ada pamennya yang pergi ke luar negeri, kemudian tertangkap polisi negara karena kasus narkoba,” ujarnya lagi.

Kasus ini membuktikan bahwa bangsa Indonesia semakin dipecundangi narkoba dan aparatnya terlalu gampang diperbudak narkoba. Gurihnya uang dari hasil bisnis narkoba telah menutup akal sehat banyak orang, terutama oknum aparat.

Jika memang terbukti ditangkap karena kasus narkoba, Polri harus berjiwa besar melepas keduanya diproses secara hukum oleh sistem hukum Malaysia.

“Kedua anggota Polri itu bisa terkena hukum gantung sampai mati oleh pihak Malaysia. Menurut Pasal 39 B Undang-Undang Antinarkotika Malaysia, para pembawa narkoba diancam hukuman gantung sampai mati,” pungkasnya. (Net)

Foto:Neta S Pane/Net/

News Feed