oleh

Insiden Wartawan Dipukul Satpam,Rektor USU Minta Maaf

OKEBUNG|
Terkait kasus penganiayaan dan pengeroyokan terhadap seorang wartawan harian lokal,IR yang dilakukan oleh beberapa satpam kampus Universitas Sumatera Utara (USU),membuat beberapa aliansi wartawan mengecam keras atas tindakan arogansi satpam tersebut.

Terkait hal itu,Pejabat Rektor USU, Prof Subhilhar, meminta maaf atas insiden pemukulan salah seorang wartawan terbitan Medan oleh petugas keamanan kampus USU. Pemukulan itu terjadi saat para awak media meliput aksi unjuk rasa Mahasiswa di depan Biro Rektor USU beberapa hari lalu.

“Saya minta maaf atas insiden. Pemukulan salah seorang wartawan tersebut,”sebutnya.

Menurut , pihaknya akan melakukan investigasi internal untuk mengetahui siapa yang terlibat dalam insiden tersebut. Ia pun berjanji tidak akan mengintervensi proses hukum yang tengah berjalan atas insiden pemukulan tersebut.

“Sebagai pimpinan USU saya memohon maaf atas kejadian itu. Kami sangat menyayangkan insiden itu bisa terjadi. Makanya kami akan segera melakukan identifiksi secara internal, siapa saja yang terlibat. Kalau nanti terbukti, akan kami beri sanksi,” ujar Subhilhar di Medan,dilansir okezone.com.

Lebih lanjut Subhilhar mengatakan, selain dari kalangan internal, pihaknya juga akan menyerahkan tindakan pengrusakan yang dilakukan saat unjuk rasa itu terjadi, ke jalur hukum. Karena diketahui, sejumlah kaca di ruang kerja Subhilhar rusak akibat lemparan batu para pengunjuk rasa.

“Saya enggak ada di tempat waktu itu. Makanya sangat saya sesalkan kenapa ada aksi anarkis seperti itu. Ini juga akan kami serahkan ke jalur hukum. Tadi anggota saya sudah buat laporan ke Mapolresta Medan. Akibar kaca-kaca rusak itu, kita merugi senilai Rp15 Juta,” tegasnya.(admin)

Foto |dok.

News Feed