oleh

Ini Dia Tugas-tugas Luhut Pandjaitan Sebagai Kepala Staf Kepresidenan

OKEBUNG|
Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah meneken Peraturan Presiden (Perpres) tentang pengangkatan Jendral (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Ini penjelasan unit kerja itu merujuk Peraturan Presiden Nomor 190 Tahun 2014 yang diteken 31 Desember 2014 kemarin.

“Perpresnya sudah ditandatangani Presiden,” kata‎ Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto seperti dikutip dalam situs Seskab, Jumat (2/1/2015)melansir detik.com.

Dalam penjelasan di Perpres itu, disebutkan Unit Staf Kepresidenan adalah lembaga nonstruktural yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden, dan dipimpin oleh Kepala Staf Kepresidenan. Dalam melaksanakan tugas tersebut, Unit Staf Kepresidenan memiliki sejumlah fungsi.

Mulai dari identifikasi dan analisis isu strategis, penyusunan rekomendasi strategi komunikasi politik dan pengelolaan isu strategis, pelaksanaan komunikasi politik, pelaksanaan monitoring dan pengelolaan isu strategis, pelaksanaan evaluasi serta penyusunan laporan dan rekomendasi tindak lanjut komunikasi politik dan pengelolaan isu strategis serta pelaksanaan administrasi Unit Staf Kepresidenan.

Luhut nantinya akan dibantu oleh Asisten Kepala Staf; dan Tenaga Profesional. Asisten Kepala Staf berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Staf Kepresidenan, dan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Unit Staf Kepresidenanan sesuai bidangnya yang ditetapkan oleh Kepala Staf Kepresidenan. Jumlahnya paling banyak tiga orang.

Sedangkan Tenaga Profesional berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Asisten Kepala Staf, yang terdiri atas Tenaga Profesional Ahli, Tenaga Profesional Madya, dan Tenaga Profesional Muda. Posisi ini paling banyak diisi 15 orang.

Luhut nantinya akan mendapatkan fasilitas setara dengan menteri-menteri dari Kabinet Kerja Jokowi-JK.
(Admin)

Foto:net/

News Feed