oleh

Ini Dia Syarat untuk Gunakan Uang Asing di Indonesia

OKEBUNG|
Pihak Bank Indonesia (BI) menyebutkan ada beberapa pengecualian transaksi yang masih diizinkan menggunakan mata uang asing.

Hal ini mengacu pada BI Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 17/3/PBI/2015 tentang Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah Negara Kedaulatan Republik Indonesia (NKRI).

Deputi Direktur Departemen Hukum BI, Bambang Sutardi Putra, menyebutkan ada ketentuan atau pengecualian dalam aturan untuk beberapa transaksi. Dia menjelaskan, PBI memberikan pengecualian penggunaan Rupiah bisa dilakukan terhadap transaksi tertentu yang menjadi pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

“Kalau transaksi tertentu yang terkait APBN, jadi kalau pemerintah membayar Utang Luar Negeri (ULN) boleh (pakai dolar), kalau belanja barang modal dari luar boleh,” ucapnya di Bandung.

Selain itu, Bambang mengatakan penerimaan atau pemberian hibah dari dan ke luar negeri atau transaksi pembiayaan internasional juga boleh menggunakan mata uang asing.

“Penerimaan atau pemberian hibah dari dan ke luar negeri maupun transaksi pembiayaan internasional terbatas untuk kegiatan yang salah satu pihaknya berada di luar negeri,” tambahnya.

Lebih lanjut Bambang menuturkan, transaksi dalam bentuk valuta asing juga masih diperbolehkan, ketika transaksi itu terbatas untuk kegiatan-kegiatan yang ditentukan oleh undang-undang, lanjutnya, transaksi untuk kegiatan usaha dalam valuta asing oleh bank, dan transaksi surat berharga pemerintah dalam bentuk valuta asing.(okz\admin)

Foto|Ilustrasi\

News Feed