oleh

Ini Dia 13 Draft Perdamaian Antara Hermes Place Dan BKM Taqwa Polonia Disepakati

OKEBUNG |
Perundingan awal untuk perdamaian antara kedua belah pihak antara Badan Kenaziran Masjid (BKM) Taqwa Polonia dengan Hermes Place dilaksanakan di Trends Cafe jalan Mansyur Medan, Rabu (24/09/2014), mencapai kesepakatan kecuali pada poin 3 tentang pembangunan Sky Bridge belum bisa disepakati.

Hal tersebut dikarenakan izin yang dimiliki Hermes Place telah kadaluarsa. Dan orang yang ditunjuk sebagai moderator dalam pertemuan tersebut adalah Mahmud Irsad Lubis SH.

Irsad mengatakan bahwa Poin 3 belum disimpulkan karenakan izin yang dimiliki Hermes Place telah kadaluarsa. Disamping itu, BKM Taqwa Polonia juga meminta ada gambar perencanaan pembangunan Sky Bridge yang akan di bangun.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan dari Hermes melalui kuasa hukumnya, Darwin mengatakan kalau memang izin mereka sudah kadaluarsa, hal ini akan mereka konsulatasikan ke pihak terkait.”Namun sebelum itu, kami ingin mempertanyakan, apakah masyarakat sekitar tidak akan keberatan kemudian hari?,” tanyanya.

Sebab, disatu sisi Hermes Place juga memperhatikan kenyamanan dari pengunjungnya ketika hujan. Apalagi pengunjungnya ibu-ibu, tentu akan berefek bagi pengunjungnya. Untuk itu Darwin berharap agar Sky Brigde tetap dibangun, hanya saja pembangunan lebih di sederhanakan.

Menanggapi hal tersebut, Dr Irvan selaku pihak BKN Taqwa Polonia mengatakan “Kalau memang ada izin kita tidak bisa menolak, namun jika tidak ada maka kembali ke rencana awal,” ucap Irvan,melansir pemberitaan starberita.com.

Kemudian, Darwin pun mengatakan bahwa pada intinya, pihak Hermes Place selalu respon apalagi untuk kepentingan umat. “Yang jauh kita dekatkan yang dekat kita rapatkan,” ujarnya.

Lalu, pihak BKM Taqwa Polonia pun mengusulkan kepada pihak Hermes Place agar di bangun tembok disamping Mesjid dengan penguatan yang kokoh pada tiang penyangga dan peredam sehingga kegiatan ibadah di Mesjid Taqwa tidak terganggu.

Dan untuk mengamankan arus lalu lintas di seputaran belakang Hermes Place yang berdekatan dengan Masjid Taqwa, agar di buat polisi tidur dengan luas sekitar 1 meter dan tinggi 10 cm demi kenyamanan bersama.

Menanggapi hal tersebut, pihak Hermes Place pun setuju. Kemudian, Irsad selaku moderator mengingatkan, supaya perjanjian yang disepakati tersebut, sifatnya mengikat dan diperlukan limit atau batas waktu dalam pengerjaan yang pasti.”Apabila sudah berjanji dalam pengerjaannya 6 bulan, maka harus dilaksanakan tepat waktu dan tetap tunduk pada perjanjian yang telah di notariskan,” ucap Irsad.

Adapun Draft perundingan awal untuk perdamaian kedua belah pihak yang telah di sepakati bersama terdiri sebanyak 14 poin, kecuali pada poin 3 yang belum menumukan kesepakatan.

Dalam perundingan awal untuk perdamaian antara kedua belah pihak antara BKM Taqwa Polonia dengan Hermes Place dihadiri oleh Ketua Umum BKM Taqwa Polonia, Dr Irvan Sp.Bedah, Penasehat Tekhnis BKM Taqwa, Ir Azhar, Ketua Yayasan Al Anshar (Yayasan pendidikan dibawah BKM Taqwa Polonia -red), Ir Munawar, Ketua Bidang Kemakmuran BKM Taqwa Polonia, Sudarmawan,  serta Kepala Lingkungan I Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Afrianto.

Sementara dari Pihak Hermes Place dihadiri oleh Direktur Hermes Place, Harry Saptadi, Humas Hermes Place,  Ponidi, Bagian Teknisi Hermes Place,  Andika, dan Darwin Zainuddin selaku Kuasa Hukum Hermes Place. (stb)

News Feed