oleh

Icang Bandar Sabu Medan Akhirnya Dibekuk Polresta Medan

OKEBUNG |
Sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya akan jatuh juga dan sepandai-pandainya menghindar dari petugas Polisi akhirnya ketangkap juga.Ungkapan diatas pantas ditujukan kepada Icang (45)warga Jalan Sering, Kelurahan Siderejo Hilir, Medan Tembung.

Pria yang dikenal licin seperti belut ini berkali-kali digerebek polisi bisnis haramnya,namun tak pernah ketangkap.Tapi.Sial menimpa dirinya,karena petugas gabungan Sat Res Narkoba Polresta Medan dan Sat Shabara berhasil membekuknya dalam sebuah penggerebekan di tiga rumah yang dijadikan sebagai tempat pesta narkoba di Jalan Sering, Jalan Taut dan Jalan Rela, Kecamatan Medan Tembung, Medan,Selasa dinihari (21/04/2015)

Penggerebekan tim gabungan Satres Narkoba dan Sat Sabhara Polresta Medan dipimpin Wakasat Narkoba, AKP Rosyid SIK, Kanit I AKP Elli Hakim Sembiring dan Iptu Ricardo Siahaan ini berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, yakni puluhan paket sabu-sabu (beratnya belum diketahui), 3 unit sepeda motor, 1 mobil Toyota Terios dan 1 mobil Honda Jazz.

Namun dua 2 unit sepeda motor dan 2 unit mobil itu masih ditinggal di tempat kejadian perkara (TKP). Hanya satu sepeda motor yang dibawa ke komando.

Sementara jumlah tersangka yang diamankan dan diboyong ke Mapolresta Medan berjumlah 10 orang, termasuk dua orang ibu rumah tangga (IRT). Dua bayi anak ibu rumah tangga itu, juga terpaksa diboyong ke Mapolresta.

Informasi diperoleh,saat dilakukan penggerebekan,awalnya petugas sempat kesulitan saat akan masuk ketiga rumah yang digerebek itu. Pasalnya, para tersangka yang ada di dalam tak bersedia membuka pintu. Di tiga rumah tersebut, juga dilengkapi CCTV, sehingga para tersangka bisa memantau kedatangan polisi.

Setelah tak berhasil mendobrak, petugas akhirnya menggunakan linggis untuk membuka pintu. Sementara puluhan personel lainnya mengepung rumah untuk menghindari tersangka yang mencoba kabur.

Begitu berhasil masuk, polisi langsung melakukan penggeledahan dan mengamankan para tersangka. Sementara dua orang bayi terpaksa diamankan, karena ibunya termasuk tersangka yang diboyong ke Mapolresta Medan.

Penggerebekan itu mengundang perhatian warga sekitar. Ratusan warga berkerumun di tiga lokasi itu.

“Kami tak kenal dengan mereka karena mereka tertutup. Kami juga tak tahu-menahu. Yang kami tahu di dalam rumah itu suku Aceh,” ucap seorang warga.

Kepada wartawan,Wakasat Reserse Narkoba Polresta Medan AKP Rosyid Hartanto mengatakan penggerebekan yang dilakukan oleh anggotanya berhasil mengamankan bandar sabu. Icang dan tujuh orang lainnya.

“Icang dan rekannya kita amankan dari rumahnya.Alhamdulillah berkat doa kawan-kawan akhirnya kita berhasil meringkus bandar besar sabu berikut barang bukti sabu yang jumlahnya lumayan besar. Barang bukti uang juga kita amankan dalam jumlah besar,”terang AKP Rosyid.

Disebutkannya bahwa keberhasilannyaa meringkus Icang akan dikembangkan lagi.

“Masih kita kembangkan dulu kasusnya, ketujuh orang yang kita amankan juga belum tahu apa perannya masing-masing. Yang jelas sudah kita tangkap berikut barang buktinya. Saya harap rekan-rekan maklum kasusnya masih dalam pengembangan kita lagi. Keplingnya diduga juga ikut terlibat ,lantaran ketika dilakukan penggerebekan dia (kepling) enggak ketemu,”pungkas Rosyid.(admin\js)

Foto|ilustrasi\

News Feed