oleh

Ibu Kerja di Malaysia,Anak Ditiduri Ayah dari Kelas IV SD Hingga Kelas II SMU

MEDAN -OKB|
Suparman alias bang Toyib (38)warga Jalan Cinta Karya,Kel Sari Rejo,Kec Medan Polonia ini harus menjalani sisa bulan ramadhan dan berlebaran di ruangan pengab jeruji sel Mapolsek Medan Baru.

Pasalnya,pria memiliki dua anak ini dengan teganya meniduri (menggenjot)anak kandungnya YA (17) selama delapan tahun.Ironisnya,sejak SD hingga SMU gadis perparas manis berambut pirang itu digagahi ayah kandungnya sendiri.

Berdasarkan data dan informasi diperoleh,kelakuan bejad kuli bangunan ini terkuak setelah YA menuliskan sepucuk surat yang di sampaikan melalui seorang rekannya bernama Indah (17) kepada ibunya.

Membaca surat itu,sontak ibu kandung korban bagaikan mendengar petir disiang bolong.Saat itu juga,kelakuan bejad bang Toyib pun membuat warga setempat heboh dan geger sehingga warga emosi dan nyaris menghakimi Toyib di kediamannya pada Rabu (16/07/2014) malam.

Rekan korban menyebutkan bahwa perbuatan keji bapak dua anak ini sudah berlangsung sejak YA kelas 4 SD. Saat itu, ibu korban Winarni alias Wiwi (35) sedang bekerja di Malaysia menjadi tenaga kerja wanita. Diduga lantaran kesepian, Toyib pun memperkosa darah dagingnya itu. Dan ternyata perbuatannya itu berlangsung berkali-kali hingga menyisakan trauma berat bagi putrinya itu.

yuyun

Akibat perbuatan bejad pelaku,akhirnya bang Toyib pun mendekam di sel Mapolsek Medan Baru.

Sementara itu,korban yang berwajah manis memiliki tubuh sintal itu masih dilakukan pemeriksaan diruang SPKT Mapolsek Medan Baru.

Pantaua,hingga pukul 01.00 dinihari,Kamis (17/07/2014)Mapolsek Medan Baru masih dipenuhi awak media untuk mengambil liputan kasus ayah bejad niduri anak kandung.Sementara keluarga korban dan kerabat serta tetangga korban juga masih berada di Mapolsek Medan Baru.(Admin)

Foto :Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Sedang Membuka Borgol Pelaku/

News Feed