oleh

Hari Ke 9, Pengerjaan Rehab sudah 75 persen

MEDAN – Memasuki hari kesembilan pengerjaan fisik merehab 2 mesjid dan sekolah yang ada di Sicanang Belawan mencapai persentase 75 persen, Rabu (12/07/2017). Hal ini berkat upaya kerja keras Satgas
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-99 Kodim 0201/BS tahun 2017.

Amatan dilapangan, puluhan Prajurit TNI diterjunkan di Lingkungan 20 Kampung Sentosa Barat Sicanang Belawan untuk mengerjakan fisik rehab Mesjid Taqwa dan Mesjid Jamik serta SDN 065010 di Lingkungan 18.

Meskipun lelah dan teriknya sengatan matahari menyinari Belawan, namun para Prajurit TNI dibantu masyarakat berjibaku semangat juang 45 demi mwujudkan pembangunan yang merata.

Seluruh prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) selama menjalankan program TMMD reguler tinggal dan menetap selama sebulan di wilayah itu. Tak heran, jika puluhan prajurit Satgas TMMD tinggal (tidur) di rumah-rumah milik warga.

Kendati banyak warga sempat terjadi saling menawarkan diri agar rumahnya ditinggali oleh prajurit, namun setelah dilakukan koordinasi dengan pihak instansti, pemerintah desa dan tokoh masyarakat, maka dipilihlah ada beberala warga yang rumahnya ditinggali oleh para prujurit.

Warga yang mendapatkan kesempatan langka tersebut senang bukan kepalang. Hari-hari di rumah itu telah kedatangan tamu istimewa. Selama sebulan pemilik rumah hidup dan tinggal bersama prajurit TNI bagaikan mendapat “Keluarga Baru”.

Disinilah suasana baru hadir ditengah kehidupan bermasyarakat di wilayah Sicanang Belawan. Suasana rumah yang ditinggali prajurit menjadi hingar-bingar. Hari-hari sebelumnya yang sepi-sepi saja, kini ramai, penuh tawa dan canda. Anak-anak pun mulai bermanja-manja dengan para prajurit Satgas.

Ketika usai bekerja di lapangan lokasi TMMD, orangtua dan anak-anak bercengkerama dengan prajurit Satgas TMMD. Bahkan, saat sore tiba, prajurit sepulang dari lokasi TMMD pun menyempatkan diri membantu memasak di dapur dan berolah raga.

Prajurit Satgas pun tidak canggung-canggung membantu tuan rumah yang ditinggali memasak sayur atau menggoreng ikan, tahu dan tempe sebagai lauk makan malam. Suasana keakraban pun nampak jelas. Semua seperti keluarga.

“Prajurit Satgas yang tinggal, tidur dan makan di rumah warga merupakan wujud keharmonisan dan hubungan kemanunggalan TNI dan rakyat. Kami hidup berdampingan serta berbaur. Kami seperti saudara dan keluarga. Kegiatan di rumah ini, kami merasakan seperti tinggal di rumah sendiri,” ungkap Prada Dwi dari Yon Armed.(Yas)

News Feed