oleh

Hari Ini IHSG Diperkirakan Masih Melemah

OKEBUNG|
Akhir pekan lalu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 47 poin gara-gara aksi jual saham yang marak di akhir perdagangan. Aksi jual banyak dilakukan investor domestik.

Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (29/08/2014), IHSG anjlok 47,616 poin (0,92%) ke level 5.136,863. Sementara Indeks LQ45 Jatuh 13,993 poin (1,58%) ke level 869,196.

Bursa saham Wall Street menutup perdagangan akhir pekan dengan positif. Indeks S&P 500 memantapkan posisinya di level 2.000.

Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 16,38 poin (0,1%) ke level 17.095,95, Indeks S&P 500 menguat 5,84 poin (0,29%) ke level 2,002.58, dan Indeks Komposit Nasdaq tumbuh 21,47 poin (0,47%) ke level 4.579,16.

Hari ini IHSG diperkirakan masih akan mengalami pelemahan karena minat jual asing yang masih tinggi. Sentimen positif dari bursa global dan regional bisa menahan pelemahan.

Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:

Indeks Nikkei 225 menguat 32,24 poin (0,21%) ke level 15.456,83.
Indeks Straits Times naik tipis 0,27 poin (0,01%) ke level 3.327,36.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:

Semesta Indovest

Bursa AS ditutup menguat pada perdagangan Jumat. Indeks Dow Jones naik 18,88 poin atau 0,11%, S&P 500 naik 0,33% ke level 2.003,37 mencetak kinerja Agustus naik 3,2% terbaik dalam 14 tahun dan rekor tertinggi baru. Penguatan indeks didorong oleh baiknya data ekonomi yaitu consumer confidence yang naik ke level 82,5 di bulan Agustus dibandingkan dengan bulan sebelumnya di 81,8. Investor mengesampingkan sentimen konflik Rusia-Ukraina yang masih memanas.

Bursa Eropa di tutup positif tipis walau masih diselimuti berbagai sentimen negatif. Inggris meningkatkan peluang adanya serangan teroris menjadi ”substantial” dari sebelumnya ”severe”. Inflasi zona eropa juga cukup mengkhawatirkan dimana hanya naik 0,3% YoY pada Agustus lebih rendah dari bulan lalu sebesar 0,4% dan lebih rendah dari target ECB 2%. Hal ini semakin membesarkan harapan adanya program stimulus baru dari ECB.

Bursa Indonesia hari ini diperkirakan dapat kembali bergerak melemah, namun naiknya bursa Walltsreet diharapkan mampu menahan pelemahan menjadi terbatas.Indeks EIDO turun 0,66%. Saham-saham yang dapat diperhatikan hari ini antara lain PWON, VIVA, KIJA, WSKT, BBTN.

Trust Securities

Tidak habis pikir. Bak petir di siang hari. Laju IHSG yang awalnya cenderung sideways dengan pergerakan intraday perdagangan yang awalnya hanya minus 2-5 poin, di akhir perdagangan langsung dibanting dengan pelemahan hingga 47 poin lebih. Tampaknya pelaku pasar banyak melakukan aksi lepas barang di akhir sesi seiring dengan ketidaknyamanan yang mereka rasakan. Mulai dari ditundanya kenaikan harga bbm sehingga memberikan ketidakpastian baru, revisi penurunan target pertumbuhan perbankan yang diajukan ke OJK, hingga perkiraan negatif akan rilis data-data BPS di pekan depan. Anjloknya nilai tukar Rupiah dan asing yang kembali catatkan nett sell turut memicu sentimen negatif. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 5192,83 (level tertingginya) di awal sesi 2 dan menyentuh level 5136,86 (level terendahnya) di akhir sesi2 dan berakhir di level 5136,86. Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan kenaikan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.

Pada perdagangan Senin (01/09/2014) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5117-5128 dan resisten 5150-5166. Evening star lewati middle bollinger band (MBB ). MACD gagal mencoba berbalik naik dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R gagal mencoba bertahan dari pelemahannya dan bergerak turun. Laju IHSG berada di bawah target support (5160-5173) setelah menyentuh target resisten (5192-5196). Laju IHSG masuk pada tren pelemahan jangka pendeknya dengan masih maraknya aksi profit taking sehingga mengurangi potensi kenaikan lanjutan. Namun demikian, laju ini dapat berubah jika rilis data-data BPS dapat direspons positif.(Dtc/Net)

Foto:Ilustrasi/

News Feed