oleh

Hamil 4 Bulan,Minta Pertanggung Jawaban,Malah Disiksa Kekasih

OKEBUNG|
Cinta begitu indah nan mempesona. Itu kata Khalil Gibran,penyair cinta asal Lebanon yang paling piawai jika sudah berbicara tentang cinta.

Namun,cinta bisa berbuah petaka jika seorang pelakunya tiba-tiba lari dari tanggung jawab karena kekasihnya minta pertanggung jawaban atas kehamilannya.

Ungkapan diatas pantas ditujukan kepada,gadis berinisial RWY (18) warga Jalan Teratai Ujung,Kelurahan Sarirejo,Kecamatan Medan Polonia ini.Pasalnya,gadis bertubuh mungil ini dihajar hingga babak belur oleh kekasihnya,Mh (25)warga yang sama.

“Saya dipukul,ditinju,dipiting dan mau dibunuh pacar saya itu bang,karena minta pertanggung jawaban atas kehamilan saya sudah 4 bulan ini,”ungkap korban kepada okebung.com,Selasa (17/03/2015) sekira pukul 16.00 WIB berurai airmatanya.

Masih dikatakan korban bahwa dirinya menjalani hubungan dengan kekasihnya pria etnis tamil tersebut sudah dua tahun lamanya.

“Saya kenal dia (pelaku-red) karena kami tetangga dan dua tahun kami pacaran seperti suami istri bang.Kapan dia mau selalu kami pergi ke Hotel Borobudur Jalan Jamin Ginting,Padang Bulan,”jelasnya.

Korban berhubungan badan layaknya suami istri dengan kekasihnya tersebut sudah berkali karena dirinya cinta.

“Gak terhitung lagi bang kami melakukan hubungan badan.Saya mau melayaninya karena dia mau bertanggung jawab jika saya hamil.Tapi lihatlah bang,begitu saya hamil malah disuruh gugurkkan dan disiksanya,”urainya menetes airmata sembari menyebutkan bahwa dirinya dua hari lalu juga melakukan hubungan badan dengan pelaku.

Puncaknya,lanjut korban,Senin (16/03/2015) sekira pukul 11.00 WIB,korban diajak bertemu oleh pelaku di Pringgan untuk membicarakan kehamilan korban.Sesampainya di Pringgan,korban diajak pelaku duduk -duduk digedung bertingkat kosong didepan kuburan nasrani Jalan Gajah Mada.Namun,sesampainya disitu korban melanjutkan ceritanya minta tanggung jawab atas kehamilannya.

“Begitu dirumah kosong itu,saya ngomong sama dia minta tanggung jawab atas kehamilannya ,namun, belum selesai ngomong dia malah memeting leher saya dengan kakinya sembari mengatakan,kau gugurkan aja itu,”ujar korban menirukan ucapan pelaku.

Tak hanya itu saja,korban juga ditinju wajahnya dua kali,dijambak dan dikaratenya kepalanya.Kurang puas menganiaya korban,pelaku. menghajarnya lagi hingga kepala dan lengannya luka-luka.

“Dijambak,dicekik,ditinjunya dan bulak-balik saya dihajarnya bang hingga gigi saya patah,hanya karena minta pertanggung jawaban atas perbuatannya itu,”sebut korban seraya berharap agar pihak polisi secepatnya menangkap pelaku.

Anak pertama dari empat bersaudara ini menyebutkan bahwa pelaku sudah sering menganiaya korban.

“Sudah sering saya dipukulinya bang.Damai pun saya gak mau nikah dengannya,”cetusnya.

Merasa dirugikan,akhirnya korban didampingi keluarganya mendatangi Mapolsek Medan Baru guna melaporkan kejadian dialaminya.

Kapolsek Medan Baru,Kompol Ronni Nicholas Sidabutar,SH,SIk,MH kepada okebung.com mengaku bahwa laporan korban telah diterima,namun kasus penganiayaannya saja yang dilaporkan disini.(polsek,red)

“Laporan sudah diterima dan korban masih diperiksa,”pungkasnya.(admin)

Foto |Ist/okb

  • News Feed