oleh

Gubernur Prihatin Minat Pendaftar Beasiswa Sumut Minim

OKEBUNG |
Gubernur Sumatera utara H Gatot Pujo Nugroho, ST, M.si mengaku prihatin akan rendahnya minat warga Sumatera Utara memanfaatkan program beasiswa yang ditawarkan Oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan RI yang menawarkan beasiswa bagi siapa saja yang berminat. Hingga kini hanya 86 warga Sumut saja yang mengajukan proporsal permohonan beasiswa ke lembaga tersebut.

Oleh karena itu, Gubernur secara khusus meminta Badan Kepegawaian Daerah Provinsi SUmatera Utara untuk memfasilitasi dilaksanakann)ya sosialisasi kepada masyarakat luas untuk dapat memanfaatkan program dimaksud. Pada Kamis (19/032015).

Gubernur berkesempatan membuka sosialisasi program beasiswa magister, doktor dan beasiswa tesis serta disertasi yang digelar Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan RI bekerjasam dengan Pemprovsu di Rung Martabe Lantai II Kantor Gubsu Jalan Diponegoro No. 30 Medan yang dihadiri ratusan peserta.

Dalam sambutannya Gubernur mengajak hadirin untuk menjadi agen baik untuk diri sendiri dan orang di sekitar untuk menyampaikan tentang informasi  program beasiswa. Gubsu menyanyangkan bahwa dari informasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan RI,jumlah penerima beasiswa asal Sumut  yang mendaftar ke LPDP  sedikit padahal mnenurutnya lembaga ini punya dana abadi hingga Rp 15,6 triliyun . Untuk itulah dirinya melalui BKD Sumut untuk mensosialisasikannya.

“Kami melakukan sosialisasi ini lebih kepada harapan agar ini tersosialisasi dengan baik secara massif baik ditingkat pemerintah daerah masyarakat dan perguruan tinggi sehingga termotivasi  mengejar beasiswa yang diberikan,” harapnya.

Gubsu juga mengingatkan beasiswa yang diberikan LPDP bukan hanya untuk PNS, melainkan juga untuk masyarakat, Dosen serta Guru karena LPDP mempunyai kemampuan untuk itu.

Dijelaskannya, Bangsa apa dan di mana pun akan menjadi besar diukur dari Sumber Daya Manusia-nya. Semakin tinggi peradaban suatu bangsa maka akan berdampak pula terhadap kualitas SDM-nya. Pembangunan sektor pendidikan mutlak dilakukan karena secara langsung akan berpengaruh terhadap hidup dan kehidupan umat manusia. Pendidikan secara hakiki menjadi bagian yang tidak terpisah oleh gberbagai kebutuhan dasar manusia.

Oleh sebab itu, pendidikan merupakan hajat orang banyak dan akan menjadi barometer bagi setiap manusia. Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, semakin luas dan pola pikir berisi, pola tindak, dan pola lakunya. Pembangunan pendidikan secara hakiki merupakan investasi masa depan.

Untuk itulah Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Gatot Pujo Nugroho dalam percepatan reformasi birokrasi  memberikan bantuan beasiswa kepada para peserta didik baik itu PNS kabupaten/kota maupun PNS Pemprovsu.

“Mulai tahun 2013 saya membuat program beasiswa bagi PNS per kabupaten/kota juga Pemprovsu belajar keluar negeri tujuannya agar PNS yang mendapatkan beasiswa itu pulang kedaerah kemudian dimamfatkan oleh daerah untuk membangun daerah,” kata Gubsu dalam

Menurut Gubsu, memberikan beasiswa ini penting karena hanya sumber daya manusia (SDM) yang cerdas yang mampu menjawab tantangan pembangunan di masa mendatang.

Sementara itu, Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan RI, Eko Prasetyo menyampaikan untuk wilayah Sumut pihaknya tidak ada alokasi khusus dalam memberikan beasiswa. Karena pemberian beasiswa secara menyeluruh tahun ini untuk se-indonesia total 3.100 orang.

“Kalau Sumut 100 orang diterima beasiswa LPDP ya alhamdulillah 1.000 orang juga alhamdulillah yang penting  target nasionalnya 3.100 orang tahun ini saya alokasikan sekitar 700 millyar untuk Indonesia tapi itu masih bisa dikoreksi karena BLU itu yakni badan layanan umum itu jika anggaran dari pendapatannya melampaui target  untuk belanjanya bisa ditambahkan jadi beasiswanya dan perkiraan saya bisa tembus 1 Triliyun tahun ini,” ujarnya.

Sedangkan untuk tahun lalu, lanjutnya angaran sekitar 600 sampai 700 Milyar dengan jumlah penerima 3.025 orang. Dan tahun 2013 ada 1.500 orang.

“Jadi lonjak dua kali dari 2013 ke 2014 dan harapan kita dengan pemberian beasiswa ini perekonemian kita jadi lebih bagus, lebih cepat lagi pertumbuhannya. Kan orang-orang pintarnya banyak dengan SDM yang berkualitas,” jelasnya.

Untuk rekrutan penerima beasiswa, lanjutnya lagi, peserta bisa mendaftar secara online. “Jadi dimanapun berada tidak perlu repot-repot datang kangsung ke LPDP cukup kirim berkas melalui online sudah lulus baru di wawancara,” ujarnya.[cok]

News Feed