oleh

Geng Motor Beraksi Kembali,Sepeda Motor Pedagang Sayur Lewong Dirampok

MEDAN TIMUR-OKB|
Aksi kawanan genk motor kembali beraksi terjadi di Medan.Kali ini,kawanan berjumlah 20 orang mengendarai sepeda motor itu merampok Muhammad Safriansyah (24) warga Jalan Perhubungan, Pasar X, Desa Lau Dendang, Kec. Percut Sei Tuan,Kab Deliserdang,Prov Sumut di Jalan Krakatau ujung,Senin (11/08/2014) sekira pukul 05:00 WIB.

Akibatnya,korban pun harus kehilangan
dompet, handphone merek Samsung serta sepeda motor.

Tak terima, korban pun mendatangi Polsek Medan Timur,Selasa (12/08/2014) siang guna melaporkan aksi perampokan yang dialaminya.

Informasi yang diperoleh okebung.com menyebutkan,kejadian tersebut bermula disaat korban mengendarai sepeda motor Beat tanpa plat melintas dari kediamannya menuju Pajak Tradisional Brayan. Saat melintas dengan kecepatan lambat, korban tak menyadari jika dirinya diikuti oleh puluhan pemuda yang berboncengan dengan 10 sepeda motor.

Saat itu, salah satu pelaku langsung memukul bagian leher belakang korban dan menyuruhnya berhenti. Karena ketakutan, korban memilih berhenti dan memohon agar tak dianiaya. Ketika itu pula pelaku lain menodongkan pisau ke perut dan keleher korban seraya mengambil harta benda milik korban.

Usai berhasil menggasak harta benda korban, para pelaku kabur meninggalkan korban sendirian.

“Aku tak sadar kalau ternyata aku sudah diikuti, mereka rame ada sekitar 20 orang karena lebih dari 10 kereta. Langsung dipukul leher ku dipukul pakai double stik, karena aku takut ya berhenti lah aku. Terus di todong pisau leher sama perutku, disitu lah diambil semua,” terang korban.

Masih menurut korban jika para pelaku mayoritas bertubuh sedang dan diperkirakan berusia belasan tahun.

“Masih remaja-remajalah orang itu bang, cuma karena rame ya aku pun takut juga,” jelasnya.

Usai dirampok, korban pun sempat kebingungan untuk pulang. Beruntung, saat kejadian ada seorang parbetor yang berbaik hati padanya dan mengantarkannya pulang karena melihatnya menangis di lokasi.

“Aku dibantu sama tukang becak bang, karena aku dilihatnya nangis. Jadi diantarkan lah aku pulang,” katanya menjelaskan

Atas insiden itu, korban kehilangan sepeda motor honda beat yang baru 3 minggu dibeli secara kredit, hanphone samsung dan dompet berisikan sejumlah uang dan kartu identitas lainnya.

Terpisah, Kapolsek Medan Timur Kompol Juliani Prihatini mengatakan jika pihaknya akan memproses kasus tersebut.

“Akan kita tindak lanjuti kasusnya ya, patroli rutin pun akan segera kita tingkatkan untuk mengantisipasi hal serupa,” tandasnya. (Welo/Admin)

Foto:Ilustrasi/Net

News Feed