oleh

Gelapkan 24 Mobil Rental,Muniroh Diciduk Polisi

OKEBUNG |
Petugas unitt jajaran Satreskrim Polres Rembang, Jawa Tengah akhirnya berhasi meringkus seorang ibu rumah tangga (irt) yang menggelapkan puluhan mobil rental.

Atas perbuatanya,Muniroh (47) warga Desa Sendangmulyo, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah terpaksa mendekam dibalik jeruji sel polisi.

Informasi diperoleh menyebutkan,pelaku kasus pengelapan dan penipuan puluhan unit kendaraan mobil rental itu sebelumnya telah diburu beberapa pekan oleh Satreskrim Polres Rembang.

“Pelaku ditangkap tim Resmob Polres Jepara saat berada di kos-kosannya di Kota Semarang,” kata Kapolres Rembang AKBP Muhamad Kurniawan, di Mapolres Rembang, Jawa Tengah,melansir merdeka.com.

Hadir sejumlah pemilik rental mobil dan barang bukti berupa puluhan mobil rental.

Kurniawan menjelaskan, saat ini pelaku berikut barang bukti sebanyak 24 unit kendaraan berbagai merek diamankan dan dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Rembang.

“Modus tersangka dibantu dua orang rekannya yang saat ini telah kami tetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Mereka melakukan aksinya dengan berbagai cara. Mulai sewa mobil dengan alasan untuk tugas keluar kota hingga dengan iming-iming kepada pemilik rental kalau pelaku mendapatkan proyek pengadaan operasional sewa kendaraan rental untuk sebuah perusahaan. Setelah teken kontrak dengan pemilik rental kemudian oleh pelaku kendaraan kendaraan itu di gadaikan,” terangnya.

Kurniawan mengungkapkan berdasarkan pengakuan tersangka uang hasil dari penggelapan puluhan unit mobil rental tersebut digunakan untuk keperluan pribadi.

“Bagi korban dalam hal ini pemilik mobil rental yang hendak mengambil barang bukti kendaraan tidak dipungut biaya sepeserpun,” ungkapnya.

Kiki Nunung Riyanto (40) salah satu pemilik rental yang juga pemilik bengkel ketok berasuransi mengaku sebelumnya mengenal pelaku yang saat itu bekerja di salah satu asuransi ternama datang mengaku mendapatkan proyek.

“Pelaku mengaku mendapatkan kucuran dana proyek mobilisasi sebesar Rp 1,5 miliar. Akhirnya saya tertarik dan menyewakan sebanyak 4 unit kendaraan berbagai jenis,” tuturnya.

Kristiawan salah satu pemilik rental mobil korban penggelapan asal Sarang, Kabupaten Rembang yang ikut dalam gelar perkara berharap kendaraannya segera bisa diambil dan kembali beroperasi.

“Paling tidak kasusnya sudah tuntas dan tinggal menunggu penyelesaian proses penyelidikan dan mobil saya bisa saya gunakan bekerja kembali,” ujarnya.

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 372 Junto 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.(admin)

Foto |ilustrasi

News Feed