oleh

Gagal Merampok,Kena Hajar Massa, Pelaku Meringkuk Disel Polsek Medan Baru

OKEBUNG|
Syamrudin Lubis (47) warga Jalan Setia Budi No.100,Kelurahan Tanjung Sari,Kecamatan Medan Selayang nyaris tewas dipukuli massa lantaran ketangkap tangan oleh warga saat gagal merampok tas milik Suhriono (71) warga Jalan Halat, Gang Makmur No.4, Medan.Korban dirampok ketika hendak mengambil uang di mesin Anjungan Tunai Mandiri di Jalan Apross,Kecamatan Medan Polonia, Rabu (21/10/2015 sekitar pukul 22.30 WIB.

Informasi dihimpun di Kepolisian menyebutkan,Kamis (22/10/2015) ,kejadian yang hampir merenggut nyawa sang pengangguran ini bermula saat korban hendak mengambil uang di salah
satu mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di kawasan Apross,Medan.

Dengan mengendarai sepeda motornya, korban pun tiba di depan mesin ATM tersebut. Kemudian, korban pun bergegas masuk ke tempat tersebut
hendak menarik uang tabungannya.

Usai menarik uang yang berkisar Rp. 2 Juta dari dalam mesin tersebut, korban pun keluar beserta istrinya.Akan tetapi, setibanya di pinggiran jalan itu, korban yang tidak mengetahui pelaku mengintainya langsung bergerak cepat mendekati
korban.

Bermodalkan pengalaman yang tidak mencapai kemahirannya, pelaku yang berada di sebelah korban seketika langsung merampas tas korban.
Disitulah, aksi tarik menarik antara korban terjadi.

Lantaran tidak menaiki sepeda motor, pelaku yang berhasil meraih tas tersebut dan melarikan diri langsung diteriaki ‘Maling’ oleh sang korban.

Karena aksi nekat pelaku yang tak menunggangi kendaraan, langsung diringkus oleh warga sekitar dan selanjutnya dihadiahi bogem mentah ke
tubuh pelaku.

Aksi main hakim sendiri pun dilontarkan oleh seluruh warga sekitar dan para pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

Beruntung, petugas TNI AU yang mendapatkan informasi terjun ke lokasi kejadian langsung mengamankan pelaku. Selanjutnya,dalam kondisi terkapar di badan jalan,petugas pun mengamankan pelaku ke Polsek Medan
Baru dengan mengendarai mobil Patroli TNI AU.

Sampai di Polsek Medan Baru, petugas TNI AU pun menyerahkan pelaku berikut barang bukti milik korban berupa, kartu ATM, uang tunai serta
Handphone. Kemudian, korban pun diarahkan untuk membuat laporan secara resmi di ruangan SPKT Polsek Medan Baru.

Kepada wartawan, korban mengaku kaget saat pelaku mengambil tas miliknya.”Kami abis jalan-jalan sama istri saya. Karena tidak ada lagi megang uang, saya pun berhenti ke mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) untuk narik uang. Abis itu, kami keluar lah. Mau pergi jalan, tiba-tiba dia (pelaku,red) langsung rampas tas saya dan melarikan diri,” jelasnya kepada wartawan.

Lanjutnya, lantaran diteriaki maling, pelaku berhasil ditangkap.Untung saja ketangkap pelaku bang.

“Saya lihat dia (pelaku, red) nggak naik apa-apa. Saya teriaki.”Maling’ dan dia pun ditangkap. Disitu dia langsung dipukuli warga danengendara yang lewat jalan itu. Untunglah ada bapak-bapak ini (TNI AU, red), kalau nggak uda mati dia,” tambahnya mengakhiri.

Dalam kondisi meringis kesakitan, pelaku mengakui bahwa dia terpaksa melakukan aksi tersebut lantaran terdesak kebutuhan ekonomi.

“Nggak ada uangku.Rencana kalau berhasil,mau aku cukupi kebutuhan ekonomi aku bersama istriku.Tau lah sekarang pekerjaan susah
didapatkan.Semua yang kulakukan karena terpaksa,” kilahnya.

Terpisah,Kapolsek Medan Baru,Kompol Rony Nicholas Sidabutar melalui Kanit Reskrim, Iptu Adhi Putranto Utomo saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah mengamankan pelaku dan sedang menjalani pemeriksaan.

“Kita berterimakasih oleh pihak TNI AU yang telah menyelamatkan nyawa pelaku dari amukan warga. Pelaku sudah kita terima dan sekarang masih kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut,”tandasnya. (Ad)

News Feed