oleh

Freddy Sang Gembong Narkoba Akan Dimiskinkan Polisi

OKEBUNG|
Saat ini petugas Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri tengah melakukan penyidikan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap gembong narkoba Freddy Budiman.

Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba, Kombes Nugroho Aji menjelaskan, para gembong narkoba seperti Freddy tidak akan takut bila ia dijatuhi hukuman mati. Mereka hanya takut bila harta mereka dikuras atau dimiskinkan.

“Freddy saat kita sidik kasus narkoba masih bisa tersenyum. Mereka takut kalau dimiskinkan. Makanya ketika kita sidik TPPU, Freddy nyungsep,” ujar Nugroho di Mabes Polri, Jakarta,dilansir okezone.com.

Menurutnya, Bareskrim telah menyita aset milik Freddy berupa bangunan dan tanah senilai Rp80 miliar.

Untuk mengusut uang dan harta milik Freddy, pihaknya pun bekerjasama dengan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus. Nugroho juga telah memeriksa kedua adik Freddy yakni Latif dan Asun yang juga telah ditahan.

“Diduga uangnya mengalir ke kedua adiknya yang kita tahan di Direktorat IV dan kakaknya berinisial LU yang kita kenakan wajib lapor,” ungkapnya.

Hingga kini, Freddy sebagai penghuni LP Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah itu masih dipinjam Bareskrim Polri. Pasalnya, selain mengusut TPPU, Bareskrim juga masih mengembangkan kepemilikan 50 ribu butir ekstasi dan CC4 asal Belanda yang diungkap beberapa waktu lalu.

Mabes Polri juga berharap ketika kedua kasusnya selesai, Freddy bisa masuk daftar eksekusi mati bandar narkoba gelombang ketiga. “Setelah proses selesai kami berharap Freddy cepat dieksekusi,” pungkas Nugroho.
(admin)

Foto|dok.net\

News Feed