oleh

FKPPI Sumut Netral Dalam Pilkada

OKEBUNG|
Pasca peleburan/penyatuan Generasi Muda (GM)FKPPI dan Ormas FKPPI sesuai Deklarasi Peleburan/Penyatuan Generasi Muda dan Ormas FKPPI yang ditandatangani oleh Ketua Umum GM FKPPI Hans Silalahi dan Ketua Umum Ormas FKPPI Pontjo Soetowo pada Munas bersama GM dan Ormas FKPPI (Munaslub GM FKPPI dan Munas FKPPI) di Akademi Militer Magelang tanggal 28 Maret 2015,lalu. maka di tingkat Pusat tidak ada lagi GM dan Ormas FKPPI karena telah melebur dan bersatu menjadi Pengurus Pusat FKPPI/Keluarga Besar FKPPI.

Sejalan dengan hal tersebut, maka di beberapa provinsi termasuk Provinsi Sumatera Utara telah dilakukan peleburan/penyatuan GM dan ormas FKPPI sesuai dengan Petunjuk Pelaksanaan Peleburan/Penyatuan GM dan Ormas FKPPI yang dikeluarkan oleh Pengurus Pusat FKPPI.

Hasil Peleburan/Penyatuan GM dan Ormas FKPPI di Provinsi Sumatera Utara telah menghasilkan Komposisi dan Personalia Pengurus Harian Pengurus Daerah II FKPPI Sumatera Utara yang diketuai oleh Razali Husein,Sekretaris Drs.Siskandri Srg, Bendahara Irsal Saleh, SE, 17 orang Wakil Ketua, 17 orang Wakil Sekretaris dan 13 orang Wakil Bendahara.

Komposisi dan Personalia PD II FKPPI Sumatera Utara tersebut telah dikukuhkan melalui Surat Keputusan Pengurus Pusat FKPPI No :SKEP-10/PP/FKPPI/IX/2015 tentang KOMPOSISI DAN PERSONALIA DEWAN PEMBINA, DEWAN PENASEHAT DAN PENGURUS HARIAN PENGURUS DAERAH II FKPPI SUMATERA UTARA MASA BHAKTI 2015-2020, tanggal 16 September 2015.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas, maka di Provinsi Sumatera Utara hanya ada satu kepengurusan FKPPI yaitu Pengurus Daerah II FKPPI Sumatera Utara,sedangkan GM dan Ormas FKPPI sudah tidak ada lagi karena sudah melebur/menyatu menjadi PD II FKPPI Sumatera Utara dan juga dikarenakan Induk Organisasi GM dan Ormas FKPPI di tingkat Pusat sudah tidak ada lagi karena sudah melebur/menyatu.

Maka oleh karena itu,diminta kepada seluruh lapisan masyarakat,Ormas /OKP/Orpol, Instansi Pemerintah maupun swasta terutama Calon Kepala Daerah Kabupaten Kota di Provinsi Sumatera Utara yang mengikuti Pemilukada serentak tanggal 9 Desember 2015 agar tidak mengindahkan oknum-oknum yang mengatas namakan Pengurus GM dan/atau Ormas FKPPI Sumatera Utara, karena legalitas formal GM dan Ormas FKPPI Sumatera Utara telah berakhir secara otomatis sejak dilaksanakannya Peleburan/Penyatuan GM dan Ormas FKPPI terlebih setelah dikeluarkannya Surat Keputusan Pengurus Pusat FKPPI tersebut diatas.

Apabila hal tersebut masih dilakukan, maka tindakan tersebut adalah illegal dan mencemarkan nama baik PD II FKPPI Sumatera Utara dan Dewan Pembina (TNI-Polri).

Terkait Pemilikada serentak tanggal 9 Desember 2015, maka PD II FKPPI Sumatera Utara menyatakan dengan tegas bersikap netral dan tidak memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon disetiap Kabupaten/ Kota yang ikut Pemilukada.

Hal tersebut sejalan dengan pernyataan Pangdam I/BB pada saat menerima pengurus OKP dan elemen masyarakat di Balai Prajurit Makodam I/BB tanggal 26 Oktober 2015. 

Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewijk Pusung pada kesempatan tersebut menyatakan bahwa sikap netral TNI adalah merupakan harga mati dan FKPPI harus melakukan sikap yang sama.

Pangdam I/BB juga memerintahkan kepada PD II FKPPI Sumatera Utara agar menganulir semua dukungan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan FKPPI Sumatera Utara.Apabila hal tersebut masih dilakukan, maka PD II FKPPI sumatera Utara akan membawa hal tersebut ke jalur hukum.

Demikian disampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat,Ormas/KNPI/OKP /Orpol,instansi pemerintah maupun swasta,terutama Calon Kepala Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara agar tidak terpengaruh oleh oknum-oknum yang mengatas namakan Pengurus GM dan/atau Ormas FKPPI Sumatera Utara karena sudah tidak ada lagi. Mereka membawa-bawa nama FKPPI untuk kepentingan tertentu.[yan]

Foto /indopos.net.

News Feed