oleh

Environment News Service Tuduh Hacker Malaysia Retas Website AS

OKEBUNG|
Environment News Service (ENS) yang berbasis di Amerika Serikat menuduh hacker asal Malaysia sebagai pelaku padamnya website mereka. Aksi tersebut diduga dilakukan setelah sebuah website memuat berita tentang buku baru yang melibatkan politisi senior dalam dugaan korupsi.

“Serangan pada website kami datang dari entitas pemerintah Malaysia yang diidentifikasi melalui IP address mereka,” ungkap Sunny Lewis, editor-in-chief Environment News Service (ENS) dalam sebuah pernyataan email, seperti dilansir Phys,baru-baru ini.

Serangan tersebut mengakibatkan shut down pada server website selama dua jam. Aksi peretasan tersebut diyakini akibat sebuah berita yang menayangkan cerita tentang buku yang direncanakan akan terbit yang ditulis Lukas Straumann.

Abdul Taib Mahmud, gubernur negara bagian Sarawak dan anggota kuat dari koalisi Barisan Nasional yang berkuasa telah menghadapi tuduhan korupsi. Buku “Money Logging” mengungkap investigasi destruksi masif dari hutan hujan Borneo oleh para penebang Malaysia, yang digambarkan oleh mantan Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown sebagai kejahatan lingkungan terbesar.

Melansir okezone.com,Pejabat Malaysia belum bersedia untuk memberikan komentar. Kabarnya, pihak berwenang di Sarawak sebelumnya mengancam untuk menahan siaran Radio Free Sarawak yang fokus pada dugaan korupsi.

Sarawak merupakan salah satu negara termiskin di Malaysia, tetapi grup pelindung hutan yang berbasis di Swiss, Bruno Manser Fund (BMF) mengatakan, Taib bisa memperoleh kekayaan senilai USD15 miliar yang membuatnya menjadi orang terkaya di dunia.(net)
Foto:ilustrasi hacker\

News Feed