oleh

Enam Sindikat Pengedar Sabu dan Dua Pucuk Pistol Diamankan Polisi

OKEBUNG|
Petugas Satnarkoba Polres Labuhanbatu mengamankan enam pengedar narkoba dan dua pucuk senjata pistol di kawasan pesisir pantai Labuhanbatu. 

Kabag Humas Polres Labuhanbatu AKP Viktor Sibarani, Minggu (4/2) mengatakan, keenam pengedar narkoba itu dibekuk di empat lokasi terpisah di Kecamatan Panai Hulu dan Kecamatan Bilah Hilir.

Katanya, penangkapan itu berawal dari informasi warga yang menyebut semakin meluasnya peredaran narkoba di kawasan pesisir pantai Labuhanbatu. Atas informasi itu, personil Satnarkoba Polres Labuhanbatu melakukan penyelidikan yang diawali di Kecamatan Panai Hulu.

Disana, personil Satnarkoba berhasil mengantongi nama Suhardi alias Kempleng (35), warga Sungai Pinang Kecamatan Panai Hulu yang disebut-sebut sebagai pengedar sabu.

Pengedar narkoba itu kemudian berhasil dibekuk bersama seorang rekannya bernama Mustoha alias Toha (30) di Jalan Dusun Sei Pinang, Desa Teluk Sentosa, Kecamatan Panai Hulu pada Kamis (1/2) sekitar pukul 20.00 WIB.

“Kedua tersangka ini ditangkap saat melakukan transaksi sabu-sabu dengan petugas polisi yang menyamar menjadi pembeli. Dari tangan mereka berhasil diamankan 1 plastik klip berisi sabu seberat 0,42 gram dan dua unit handphone,” jelas Viktor.

Kemudian, dari hasil introgasi yang dilakukan, tersangka Suhardi alias Kempleng mengakui kalau sabu-sabu tersebut didapat dari Rianto alias Anto Tumel (40), warga Kampung Sipirok, Desa Selat Besar, Kecamatan Bilah Hilir.

Atas pengakuan itu, polisi langsung melakukan pengembangan hingga berhasil meringkus Anto Tumel di salahsatu SPBU di Negeri Lama Kecamatan Bilah Hilir pada Jumat (02/02) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB. 

Dari tangan tersangka ini, polisi mengamankan sejumlah barangbukti berupa satu paket narkoba jenis sabu-sabu seberat 0,50 gram, sebuah kaca pirex, sebuah dompet, uang tunai Rp650 ribu, satu unit handphone dan satu unit sepedamotor Yamaha X Ride.

“Tak hanya itu, dari tangan tersangka Anto Tumel ini juga ditemukan sepucuk senjata pistol Air Softgun lengkap dengan peluru mimis. Maka terkait kasus kepemilikan senjata ini diserahkan ke Satreskrim Polres Labuhanbatu untuk ditindaklanjuti,” terang Viktor.

Sementara terkait kepemilikan narkoba, sambung Viktor, Anto Tumel mengakui kalau barang haram tersebut didapat dari Hasan Basri Hasibuan alias Aceng (35), warga Dusun Sei Mambang, Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir.

Atas pengakuan itu polisi kembali melakukan pengembangan hingga berhasil membekuk Hasan Basri Alias Aceng bersama rekannya Gatot (35), warga Jalan Jati, Kelurahan Cendana, Kecamatan Rantau Utara.

Namun, dari tangan kedua tersangka yang dibekuk Jumat (02/02) sekitar pukul 01.30 WIB, di salahsatu warung nasi goreng di Kampung Nelayan Negeri Lama Kecamatan Bilah Hilir itu tidak ditemukan barang bukti narkoba.

“Tapi keduanya mengakui kalau mereka adalah teman Anto Tumel hingga tetap diamankan,” ucap Viktor.

Dan terakhir, Satnarkoba Polres Labuhanbatu juga berhasil membekuk Budi Fitriadi (35), warga Teluk Sentosa Kecamatan Panai Hulu. 

Penangkapan tersangka ini dilakukan atas informasi warga ya g menyebut Budi Fitriadi adalah pengedar narkoba di sekitar PKS Teluk Sentosa Kecamatan Panai Hulu.

Atas informasi itu, polisi langsung melakukan penggerebekan dan berhasil membekuk Budi Fitriadi di rumahnya pada Jumat (02/02) sekitar pukul 02.30 WIB.

Dari kediamannya itu, polisi berhasil mengamankan sejumlah barangbukti berupa 2 paket sabu seberat 3,98 gram, uang tunai Rp.1,795 ribu, seperangkat bong penghisap sabu, dua unit timbangan elektrik, lima unit handphone, satu unit laptop, satu buah buku tabungan beserta kartu ATM atasnama Budi Fitriadi.

Tak hanya itu, polisi juga berhasil mengamankan sepucuk senjata api pistol rakitan dengan tiga buah peluru amunisi serta senjata tajam berupa sangkur dan samurai.

“Terkait kasus kepemilikan senjata api rakitan ini juga kita serahkan ke Satreskrim Polres Labuhanbatu untuk ditindaklanjuti,” tandas Viktor. (Nik)

Foto tersangka dan barangbukti

News Feed