oleh

Emosi,Ayah Aniaya Anak Tiri

OKEBUNG |
Dua puluh satu tahun,Yoel Frida Utami (26) warga Jalan Belibis, Komplek Villa Belibis Blok D No.7 Kel Sei Sikambing B, Kec. Medan Sunggal, hidup bersama dengan Harmansyah (47) ayah tirinya yang menikah dengan Fida Suryani Marpaung (44) ibunya yang ditinggal pergi oleh ayahnya sejak ia berusia 5 tahun.

Namun, Jum’at (20/03/2015)sekira pukul 15.30 WIB, lalu dirinya dianiaya oleh ayah tirinya yang saat itu sedang bertengkar dengan ibunya.

Hal tersebut dipicu lantaran Harmansyah yang sore itu baru saja pulang dari rumah temannya, ditawari makan oleh Meisya Vriska Ashila (11) anaknya. ‘Ayah makan?’ Seru Meisya ditiru oleh Yoel.

Kontan bak disambar petir, Harmansyah langsung memaki – maki dan bencak – bencak di rumah tersebut. ‘Anjing kalian semua’ ucap Harmansyah sembari mengucapkan kata – kata kotor. Mendengar itu, Fida pun menghampirinya dan menanyakan sebab kemarahannya itu.

Namun,bukan jawaban yang diterima Fida melainkan cacian dan makian hingga berujung pertengkaran antara Fida dan Harmansyah.

Melihat kedua orangtuanya bertengkar membuat si bungsu Ulia Riski Hadi (7) menangis. Merasa terganggu atas suara berisik pertengkaran orangtuanya dan juga tangisan adiknya, membuat Yoel keluar dari kamarnya dan mempertanyakan keributan tersebut.

“Ada apa kalian ribut – ribut, gak malu didengar tetangga,” ucap Yoel kepada orangtuanya.

Mendengar Yoel seakan menentang, membuat Harmansyah naik pitam dan menghampiri Yoel. Tanpa basa – basi, Harmansyah pun menjambak – jambak rambut Yoel, memukul kepalanya hingga memar dan mengambil gelas yang terbuat dari tanah liat dan menghantamkannya ke kepala belakang Yoel hingga menyebabkan kepalanya memar.

Akibatnya, Yoel menjerit histeris dan berusaha keluar rumah untuk menyelamatkan dirinya hingga menarik perhatian warga sekitar.

“Aku dipukulnya bang, lihatlah kepala ku bengkak di pukulnya pake gelas. Emosi dia bang sama aku karena aku keluar dari kamar mencak – mencak nengok mereka berantam bang. Ribut kali kurasa bang, udahlah adek ku nangis, mereka juga berantam,” beber Yoel.

Akhirnya, Yoel yang tak terima dianiaya ayah tirinya, menghubungi Aywen (26) suaminya yang selanjutnya mendampinginya membuat laporan ke Polsek Sunggal.

Namun, berhubung sudah larut malam dan penyidik unit PPA (perlindungan perempuan dan anak) telah pulang, juga hari Sabtu dan Minggu merupakan tanggal merah, Yoel diarahkan untuk kembali mendatangi penyidiknya, hari Senin (23/03/2015.

“Kemarin bang hari Jum’at aku udah ngelapor ke Polsek ini. Tapi lantaran udah larut malam dan hari sabtu – minggu juga hari merah, makanya aku diarakan hari ini ke Polsek bang. Gak ngerti aku kenapa bapak tega kali mukul aku, gak pernah – pernahnya bapak kayak gitu sama aku bang,” ungkap Yoel

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Adhi Putranto Utomo, ketika dikonfirmasi mengatakan telah menerima laporan korban dan sedang diproses.”Laporannya sudah diterima dan sedang di proses,” ungkap Adhi.[ad]
Foto|Ilustrasi\

News Feed