oleh

Edarkan Upal,Mantan Anggota TNI Diringkus Polsek Sunggal

OKEBUNG|
Kedapatan mengedarkan uang palsu (upal)pecahan Rp 50.000,mantan anggota TNI bertugas di Rindam 1/BB diringkus petugas Unit Reskrim Polsek Sunggal yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Pol Adhi Putranto Utomo ,Selasa (07/04/2015) sekira pukul 17.00 WiB,di salah satu SPBU di Jalinsum Pangkalan Susu,Kab Langkat,Prov Sumatera Utara.

Guna pemeriksaan lebih lanjut, tersangka berpangkat Sertu ini diboyong ke Mapolsek Sunggal.

“Saleh Bangun,mantan Ketua DPRD Sumut itu udaku pak.Kedua Orangtuaku sudah meninggal dunia dan aku anak keenam pak,”aku Idrus Bangun kepada okebung.com di Mapolsek Sunggal.

Pria garang berkulit putih menggunakan jaket militer ini menambahkan bahwa dirinya mengenal ,Amry Yusrizal alias Kentong (37) warga Dusun III Hulu, Desa Paya Bakung, Kecamatan Hamparan Perak ,Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara,yang sudah ditangkap Polsek Helvetia baru sebulan lebih saja.

“Aku kenal Kentong ,dia yang berikan uang ini padaku untuk membeli tinta buat cetak upal pak,”jelasnya sembari menambahkan bahwa upal itu dipakainya untuk membayar dua wanita malam,Widia dan Risma.

Data diperoleh okebung.com menye utkan,tertangkapnya Idrus Bangun (25)warga Jalan Bintang Terang,Desa Muliorejo,Kec Sunggal,Kab Deliserdang ,Prov Sumatera Utara,berawal pada Kamis (27/03/2015) tepatnya pukul 04.00 subuh,mantan anggota TNI berpangkat Sertu,bernama Idrus Bangun bersama rekannya inisial Ch memboking dua wanita dari Hotel Surya Indah Jalan Binjai KM 13,5.

Usai terjadi negosiasi akhirnya kedua wanita bernama Widia (23) dan Irma (26)keduanya warga Jalan Binjai KM 16,5 mengikuti Sertu Idrus Bangun dengan menumpang Becak Bermotor (Betor)milik Rd (30) warga kawasan Jalan Bintang Terang hingga ke kediaman Idrus Bangun.

Selanjutnya parbetor pulang dan tepatnya esok hari dua wanita tersebut membayarkan ongkos beca tersebut kepada RD,disitulah ketahuan bahwa uang itu palsu semua dengan bernomor seri sama.

“Saya gak tau mau ngadu kemana dan bingung bang,takut ketangkap,makanya saya bersama kawan dibawa ke Polsek Sunggal melaporkannya,”ungkap kkedua wanita tersebut kepada okebung.com.

Menerima laporan tersebut, selanjutnya petugas unit Reskrim Polsek Sunggal dipimpin Iptu Pol Adhi Putranto dan Panit 1,Ipda Pol Nur Istiono,bersama beberapa petugas Reskrim Polsek Sunggal langsung mengejar Idrus,hingga akhirnya Idrus Bangun berhasil diringkus di kawasan Jalan Jalinsum Pangkalan Susu,Selasa (07/04/2015),sekira pukul 17.00 WIB,saat mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja menggunakan stiker Akmil,warna hijai hitam.

“Idrus kami ringkus di kawasan Pangkalan Susu dan termasuk salah seorang sindikat pelaku pengedar upal yang sebelumnya telah diamankan Polsek Helvetia,”jelas Kapolsek Sunggal,Kompol Aldi Subartono kepada okebung.com.

Sementara itu,Kanit Reskrim Iptu Pol Adhi Putranto mengatakan bahwa tersangka kami tangkap di Pangkalan Susu.

“Dia ditangkap dikawasan Pangkalan Susu Kab Langkat,Prov. Sumut,”jelas Adhi.

Terpisah,Pangdam 1/BB,Mayjen TNI Edy Rahmayadi mengatakan bahwa Sertu Idrus Bangun sudah dipecat beberapa bulan lalu.

“Dia sudah dipecat beberapa bulan lalu,”ujar Pangdam 1/BB melalui ponsel.

Sebelumnya,petugas Reskrim Polsek Sunggal berhasil meringkus empat tersangka pengedar dan pembuat uang palsu yakni, Irwan Charli (39) warga Jalan Setia Luhur, Gang Rahayu, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Boby Chandra (40) warga Jalan Diponegoro, Lingkungan VII, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, Sukardi alias Bodong (40) warga Dusun Setia Makmur Dalam, Desa Paya Bakung, Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang,Sumatera Utara dan Amry Yusrizal alias Kentong (37) warga Dusun III Hulu, Desa Paya Bakung, Kecamatan Hamparan Perak ,Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara.

Barang bukti yang disita dari keempatnya berupa,389 lembar pecahan uang Rp50 ribu palsu, 152 lembar uang pecahan Rp50 ribu palsu yang belum dipotong, 1 unit printer, 1 unit laptop, 1 rim kertas A4, 1 kotak kertas, 2 buah gunting, 2 buah pisau karter, 2 buah penggaris, 3 buah catridge warna, 2 buah lakban, 1 buah BPKB, 2 buah STNK asli, dua buah STNK palsu, 1 botol alkohol, 4 buah jarum suntik, 4 botol tinta printer, 1 buah modem, 1 buah flash disc, 3 buah kartu HP, 1 buah memori, 1 buah tas, 3 unit sepeda motor.  (admin)

Foto |ist \okebung.com\

News Feed