oleh

Edarkan Sabu,Anak dan Ayah Ditangkap Polisi,Menantu Buron

OKEBUNG|
Kedapatan mengedarkan narkoba jenis sabu,seorang ayah dan anaknya diciduk petugas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.Sementara,menantunya menjadi buronan pihak polisi.

Keduanya yakni,Garon bin Muhammad Tari (56) warga Jalan Kalimas Barat, Kel Krembangan, Kec Pabean Cantikan, Surabaya. Ia ditangkap bersama Putrinya Safiyah (34). Dari penangkapan itu, polisi menyita 10,96 Gram sabu yang terbagi menjadi 20 Paket dan uang tunai hasil penjualan narkoba Rp350 ribu.

“Dari pengakuan kedua tersangka, barang haram itu adalah milik Sofwan yang tak lain adalah suami Safiyah, menantu dari Garon,” terang Kasubag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, AKP Lily Djafar, Jumat (12/09/2014)demikian dilansir okezone.com

Lily mengatakan, saat ini Sofwan dinyatakan DPO oleh pihak kepolisian. Garon adan Sofwan ini sebagai pengedar sabu dan sekaligus pemakai.

“Safiyah meski tidak ikut mengedarkan sabu tapi ikut menikmati uang hasil penjualan barang haram,” katanya.

Sedangkan dari keterangan Garon diketahui, selain menjaga warung makanan di rumahnya bersama anaknya diminta untuk melayani pembeli sabu-sabu. Sofwan yang sehari-hari bekerja sebagai kuli Pelabuhan membandrol harga sabu Rp350 Ribu per paket. 1 Paket seberat 0,25 Gram.

Dari kasus tersebut, Polisi melakukan pengembangan hingga ditangkap satu tersangka lain yang bukan jaringan dari anak dan menantu. Dia adalah Ismail Efendi (56), warga Teluk Penanjung, Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya. Dari penangkapan itu berhasil disita  2.163 butir obat keras jenis Carnophen.

“Untuk tersangka satu ini, memang bukan satu komplotan dengan tersangka bapak dan anak ini. Tapi, selain mengedarkan obat keras, tersangka Ismail ini juga pengguna sabu,” pungkas Lily. (Net)

Foto:Ilustrasi/

News Feed