oleh

Edarkan Narkoba,Residivis Nyangkut di Polsek Percut

OKEBUNG|
MRL alias Ag (29) warga Jalan Makmur,Gang Kerabat Pasar VII, Tembung,Kecamatan Percut Sei Tuan,Kabupaten Deliserdang,Provinsi Sumatera Utara harus merasakan dinginnya ruangan jeruji sel Mapolsek Percut Seituan.Pasalnya,dirinya ditangkap polisi lantaran kedapatan mengedarkan sabu,Sabtu (30/08/2014) malam, di Jalan Mestika,Gang Obor,Kel Bantan,Kec Medan Tembung.
 

Atas perbuatannya,tersangka berikut barang bukti 6,2 gram sabu dan 2 amplop ganja diboyong ke kantor polisi.

Keterangan yang dihimpun okebung.com, Minggu (31/08/2014)malam, penangkapan terhadap Ag yang merupakan mantan residivis kasus narkoba itu berawal adanya laporan dari masyarakat yang resah dengan adanya transaksi jual beli sabu secara terang-terangan. Mendapat laporan
itu, personil Reskrim yang dipimpin langsung oleh Panit I Reskrim Ipda
P Lumban-Batu, langsung melakukan penyelidikan ke Gang Obor.
    
Setibanya di lokasi, petugas melihat Ag sedang duduk-duduk di atas bangku, persis di pinggir jalan. Lantaran gelagatnya
mencurigakan, polisi menghampiri AG. Melihat kedatangan petugas, pria
itu mencoba kabur. Tetapi petugas langsung melakukan pengepungan dan
berhasil menangkap Ag. Petugas pun menggeledah saku celana sebelah
kanan tersangka, dan ditemukan 2 amplop gana.
      
Kemudian petugas kembali menggeledah saku celana depan sebelah kiri, dan lagi lagi polisi menemukan kotak kaleng rokok berisi 5 plastik klip berisi sabu seberat 6,6 gram yang harganya ditaksir mencapai Rp 6 juta lebih berikut belasan plastik klip kosong dan kertas tik-tak. Tersangka berikut barang buktinya langsung diboyong ke Mako, untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
     
Kepada okebung.com,tersangka mengaku sebelum ditangkap,ia hendak mengantarkan barang itu ke seseorang di Gang Obor. “Sebelumnya aku membeli sabu dari AO di daerah Titi Sewa Tembung, sebanyak 8 gram dengan harga Rp 8,5 juta. Sebagian sabu udah aku jual,dan sisa sabu seberat 6,6 gram sudah di pesan Re, dan saat itu aku hendak
mengantarnya ke Gang Obor,”akunya.

Lanjutnya,keuntungan pergramnnya tersangka mendapat sebesar
Rp 200 ribu. Sedangkan ganjanya dibeli dari Iw, juga di daerah Titi Sewa dan tidak dijual.

“Keuntungan menjual sabu pergram dapat Rp 200 ribu bang.Kalau ganja itu untuk pake-pake aku saja,”jelasnya seraya menambahkan bahwa dirinya pernah ditangkap pada 2002 lalu dalam kasus ganja selama tiga tahun.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Ronald Sipayung SH SIK dikonfirmasi okebung.com mengatakan, pihaknya masih mengembangkan kasusnya. “Kita
telah menangkap seorang pria, lantaran memiliki narkotika golongan I
jenis sabu dan daun ganja. Tersangka dikenakan Pasal 112 Yo 114 UU RI
No 35 Tahun 2009, dengan ancaman penjara di atas 5 tahun. Saat ini
kita sedang mengembangkan kasusnya, untuk menangkap bandar besarnya,”tegas Ronald(ade)

Foto:Ilustrasi/

News Feed