oleh

Dua Perampok Bank Muamalat Profesional & Terlatih

MEDAN TIMUR-OKB|
Dua pelaku perampokan Bank Muamalat Kantor Cabang Pembantu (KCP)Jalan Krakatau Medan cukup terlatih dan Profesional.

Pasalnya,sebelum menggasak uang tunai Rp 279 Juta dari dalam brankas, kedua perampok lebih dahulu menyekap para petugas bank.

Perampok yang menggunakan senjata api jenis laras pendek itu mengikat Astri selaku Teller, Firza selaku Customer Service (CS) dan Suherlan selaku Satpam.

Setelah ketiganya berhasil dilumpuhkan, kedua perampok yang menggunakan sepeda motor Honda Beat dan memakai helm ini kemudian meminta Firza yang dalam keadaan mulut terlakban dan tangan terikat serta diancam pakai senjata api untuk memberitahu di mana tempat brankas berada dan mengambil uang.

Lantaran senjata terus ditodongkan ke arahnya, Firza pun hanya bisa menuruti pelaku dan mengarahkan ke tempat brankas. Hanya berselang 2 menit, isi brankas sebanyak Rp 279 juta pun berpindah ke dalam tas ransel berwarna hitam milik pelaku.

“Dilakban mulut kami, diikat tangan kami dan aku disuruhnya menunjukkan brankas uang itu dimana,” beber Firza.

Merasa sudah puas dan tak ingin membuang waktu, seorang pelaku langsung keluar dan mengambil sepeda motornya. Tak lama, seorang pelaku yang memegang senpi pun keluar sembari membawa tas ransel yang berisikan uang dan selanjutnya kedua pelaku kabur.

Saat kedua pelaku hendak kabur, Suherlan sempat mengejar. Bahkan Suherlan mengejar pelaku yang kabur ke dalam Gang Perbatasan yang berada di sebelah bank tersebut namun gagal karena perampok memacu sepeda motornya.(Admin)
Foto:okezone/net/

News Feed