oleh

Dua Kubu Bentrok Di Jalan Wijaya Kesuma Sunggal

OKEBUNG |
Peristiwa bentrokan antar pemuda kembali terjadi.Kali ini dua kubu pemuda bertempur di Jalan Bunga Wijaya Kusuma Gang Neraka Pasar IV, Kel. P.Bulan II, Kec. Medan Selayang, Kamis (26/02/2015) sekira pukul 21.30 WIB.

Akibat pertempuran dua kubu pemuda Pasar IV dengan pemuda Jalan Sembada Pasar V, Kel. P.Bulan II, Kec. Medan Selayang membuat susana dikawasan tersebut mencekam seperti kota hantu.

Ketika awak media ini menyambangi lokasi bentrokan terlihat suasana yang sepi senyap pasca bentrok yang terjadi kemarin malam. Juga terlihat pecahan – pecahan batu bata yang digunakan sebagai alat untuk saling serang.

“Sepi kali dek, biasa disini memang rame tapi karena masalah semalam yang bentrok itu pada gak kelihatan mereka. Ngerih kali lah pokoknya semalam dek disini, udah sering memang bentrokan disini dek. Gara – gara masalah sepele nanti ujungnya ribut – ribut,” ungkap Pak Slamet .

Malam itu, kata dia,terjadi aksi saling serang pun tak dapat terelakan lagi saat puluhan pemuda yang diduga massa dari Jalan Sembada Pasar V, Kel. P.Bulan II, Kec. Medan Selayang, mendatangi lokasi kejadian dengan mengendarai berbagai jenis sepeda motor sambil menenteng klewang.

Setibanya dilokasi, puluhan pemuda Jalan Bunga Wijaya Kusuma, Kel. P.Bulan, Kec. Medan Selayang, langsung menghampiri mereka dan aksi saling serang pun dapat terelakkan lagi.

Warga sekitar yang melihat aksi tersebut pun, menyelamatkan diri masing – masing di rumah mereka.

Akhirnya, pihak kepolisian Polsek Sunggal yang mendapatkan informasi keributan tersebut langsung meluncur kelokasi dan melakukan pengamanan terhadap beberapa pemuda yang diketahui bernama Nuhaji (22), Edi (20) warga Jalan Bunga Wijaya Kesuma, Kel. P.Bulan II, Kec. Medan Selayang, yang menjadi korban bentrok tersebut. Selain itu,Anto dan Narzuki pun turut diamankan dan diboyong ke Polsek Sunggal guna dimintai keterangan.

Informasi diperoleh menyebutkan ,peristiwa tersebut dipicu saat pemuda Pasar 5 yang sering bermain di Pasar 4, sering dipalak oleh pemuda setempat.

Tak terima dengan aksi tersebut, pemuda pasar 5 yang masih belum diketahui identitasnya memanggil seluruh teman – temannya untuk melakukan aksi penyerangan ke lokasi kejadian.

“Gak tau aku bang nama – nama mereka, informasi yang aku dengar bang mereka perang karena masalah sepele. Sering di kompasin anak pasar 5 sama anak pasar 4 ini bang. Aku pun gak tau persis siapa – siapa aja nama mereka,” ungkap Fitra.

Hal serupa pun diungkapkan oleh Pak Lukman, warga Gang Neraka yang sempat melihat peristiwa tersebut.

“Saya udah lihat dek dari sejak sore, sebelumnya mereka mabuk – mabuk di pos siskamling depan gang ini. Lalu ribut – ribut mereka naik kreta, saya sudah yakin pasti bakalan jadi ini. Karena hal kayak gitu sudah sering terjadi, kadang pun dek saya gak suka dengan tingkah laku pemuda – pemuda sini. Suka kali nyenggak – nyenggak orang, saya kemarin mau sholat ke mesjid di senggak – senggak mereka. Waktu kejadian itu memang saya lihat mereka make parang. Saya hanya melihat dari rumah ini aja, takutnya saya pula jadi korbannya,” ungkap Pak Lukman.

Kapolsek Sunggal, Kompol Aldi Subartono, ketika dikonfirmasi membantah adanya bentrokan di lokasi kejadian.

“Kalau bentrok saya gak ada dengar, tapi kalau berantam – berantam biasa memang ada. Mereka sedang diperiksa di ruang juper ya,” beber Aldi.(rz\admin)

Foto|ilustrasi\dok.net\

News Feed