oleh

Dua Hari,Ditreskrimum Polda Sumut Tangkap 6 Pelaku Judi

OKEBUNG|
Sesuai instruksi dan atensi Kapolda Sumut untuk pemberantasan praktik judi di Sumut, petugas Subdit III Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut berhasil mengamankan enam tersangka pelaku judi dari sejumlah lokasi selama dua hari.

Keenam tersangka ditangkap berdasarkan informasi dari warga, terkait praktik perjudian kartu, toto gelap dan judi bola online.

Kepada wartawan, Rabu (26/11/2014), Direktur Ditreskrimum Kombes Pol Andap Budhi R melalui Kasubdit III Jahtanras AKBP Amry Siahaan mengatakan, awalnya pihaknya menangkap dua tersangka pelaku judi bola online di Jalan Multatuli Kecamatan Medan Maimun, Selasa (25/11/2014).

Disebutkan, bandar judi bola yang diamankan yakni,Romario Sembiring (24) warga Jalan Jamin Ginting Gang Pamegara Kelurahan Darat, Medan Baru.

“Saat bersamaan, diamankan pemasang,Ryan Julianta Meliala ((25) warga Jalan Titi Papan Gang Pertahanan II Kelurahan Sei Sikambing D, Medan Petisah. Dari kedua tersangka, disita barangbukti 4 unit telepon genggam, serta 1 unit Ipad berisi pasangan taruhan judi bola Arsenal VS MU,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, petugas menangkap bandar togel Kam ho Alias Aho Alias Asun (34) di kediamannya Jalan Batang Alai Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Dari tersangka, petugas menyita barang bukti 1 unit telepon genggam berisi pasangan nomor tebakan judi Togel serta uang Tunai Rp500.000.

Sementara itu, Kanit VC AKP Harry Azhar menambahkan, pihaknya juga menangkap tiga pelaku judi kartu leng beserta pemilik rumah penyedia tempat. Disebutkan, pemilik rumah berinisial Thui Kje Alias Ake Bin Asiu (52) Warga Jalan Batang Alai Desa Kota Pari Dusun II Pantai cermin Kabupaten Sergai. Sementara, lanjutnya pemain yang diamankan Acai Bin Boge (31) Warga Jalan Bulu Badak Dusin I Kel Kota Alai Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Sergai, dan Tiamkim Als Akim Bin Enghui (34) warga Dusun IV Batang Alai Kel Koa Pari Kec Pantai Cermin Kabupaten Sergai.

“Saat penggerebekan, disita barang bukti 2 set kartu joker serta uang tunai Rp3 juta. Salah seorang AH berhasil melarikan diri dan masih dalam pengejaran. Modusnya, pemilik rumah TKA menyediakan tempat dan menerima uang tong dari pemain,” jelasnya.

Ditegaskan, tersangka dikenakan Pasal 303 KUHPidana, tentang perjudian. Keenamnya diancam dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.(Elin)

News Feed