oleh

Dorong Penggunaan Pupuk Organik, Satgas Yonif 125 Bersama Dinas Peternakan Berikan Penyuluhan Pertanian

-DISPENAD-9.332 views

OKEBUNG|
ekerja sama dengan Dinas Peternakan Kabupaten Merauke, Satgas Yonif 125/Si’mbisa memberikan penyuluhan sekaligus mendorong pembuatan pupuk organik kepada warga perbatasan di Kampung Toray.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 125/Si’mbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Minggu (11/7/2020).

Diungkapkan Dansatgas, penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada warga agar bisa membuat pupuk organik yang berasal dari limbah hewan peliharaan, sehingga dapat digunakan agar lebih efektif dan efesien dalam meningkatkan hasil panen.

“Pelatihan pembuatan pupuk organik kepada Kelompok Tani Cocaigrice di Kampung Toray, Distrik Sota ini dilaksanakan pada Jumat (10/7/2020), “ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik ini melibatkan empat orang personel Satgas dari Pos Toray dipimpin Letda Inf Bambang Suprapto bekerja sama dengan petugas Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dari Dinas Peternakan Kabupaten Merauke.

Menurut Letkol Inf Anjuanda Pardosi, pelatihan seperti ini diharapkan besar manfaatnya bagi warga untuk meningkatkan hasil panen.

“Apalagi pembuatannya dilakukan secara gotong-royong, tentu hal ini akan meningkatkan kekompakan dan mempererat tali silaturahmi bersama petani,” tandasnya.

Sementara itu, Yosep Ngara, Amd (42) petugas P2L Dinas Peternakan Merauke mengungkapkan, banyak keuntungan yang didapatkan jika menggunakan pupuk organik ini.

“Di antaranya tanaman yang dihasilkan memiliki nutrisi tinggi, mengandung vitamin dan mineral lebih tinggi, panen lebih awet dan tahan lama, serta bebas dari kontaminasi bahan kimia sehingga aman untuk dikonsumsi, “ sebut Yosep.

Sedangkan, Sance Kabarjay (48) selaku Ketua Kelompok Tani sekaligus Ketua P2L Kampung Toray mengungkapkan, begitu senang dengan penyuluhan yang diberikan kepada petani.

“Melalui penyuluhan ini, kami mendapat ilmu dan pengalaman baru dalam mengolah limbah ternak menjadi pupuk organik. Ke depannya kami akan menggunakan pupuk organik ini untuk tanaman, selain mudah ekonomis pula, “ tuturnya. (Dispenad)

News Feed