oleh

Dituding Provokator,Anak Kost Bonyok Dikeroyok

OKEBUNG|
Dengan wajah lebam, Toni (20) bersama dua orang temannya terpaksa mendatangi Polsek Patumbak, Senin (04/05/2015) sekira pukul 12.00 WIB. Pasalnya,Toni mengaku telah menjadi korban penganiyaan.

Informasi yang dihimpun wartawan di Polsek Patumbak menyebutkan, aksi pengeroyakan itu terjadi, Senin (04/05/2015) dini hari,sekira pukul 01.00 WIB.Awalnya, Toni bersama teman-temannya sedang duduk-duduk di Tempat Kejadian Perkara (TKP), persisnya didepan kost-an Toni di Jalan. Rawa, Kel. Timbang Delitua, Kec. Medan Amplas.

Tiba-tiba Toni dihampiri dua orang pelaku, Dedi Najara (31) dan Dadu Saragih (30) seraya menyebutkan, Toni sebagai pravokator. Lantaran, Toni tak mengetahui apa maksud dari pertanyaan kedua pelaku. Toni pun memilih tidak menghiraukanya. Akan tetapi, hal itu malah menjadi petaka bagi Toni. Pasalnya, kedua pelaku menjadi emosi dan langsung menghajar Toni. Tak ayal, Toni pun jatuh tergeletak dengan luka lebam dibagian wajahnya.

Selanjutnya, kedua pelaku pun pergi meninggalkan Toni dilokasi. Dimana sebelumnya, Toni diancam dengan sebuah senjata tajam agar tidak melaporkanya kepada polisi. Kesal dengan kedua pelaku, Toni pun memilih untuk membuat laporan.

” Si Dedi berantam sama pemilik kost saya pak Pentus (30). Jadi dia mengira saya yang memprovokatori pemilik kost saya. Padahal saya tidak tau apa-apa,” ujar karyawan pabrik roti simpang amplas ini kepada petugas SPKT Polsek Patumbak saat membuat laporan.

Ketika dikonfirmasi Kapolsek Patumbak Kompol Andhiko Wicaksono mengaku telah menerima laporan korban dan segera kita tindaklanjuti.”Laporan telah diterima,dan segera kita tindaklanjuti,”ujarnya singkat.[akbar]

Foto|ilustrasi\

News Feed