oleh

Dituding Mencuri Pisang,Handika Tewas Diamuk Massa di Percut

OKEBUNG |
Dituding melakukan pencurian buah pisang,Handika Putra (24) warga Dusun XVI Kali Serayu Desa Saentis, Percut Sei Tuan,Kabupaten Deliserdang,Provinsi Sumatera Utara,tewas iamuk massa dikampung Tambak Bayan Desa Saentis,Kec Percut,Kab Deliserdang,Prov Sumut.
Akibat dihajar massa,pemuda tersebut dilumuri darah sehingga tewas saat menjalani perawatan medis di rumah sakit Imelda,Medan, Rabu (24/09/2014) pagi.

Keterangan yang dihimpun okebung.com menyebutkan, aksi main hakim massa itu terjadi pada, Sabtu (20/09/2014) sore. Ketika itu pelaku melintas di kampung Tambak Bayan seorang diri dengan mengendarai sepeda angin.

Lantaran ipergoki warga sekitar hendak mencuri buah pisang, pemuda itu langsung diteriaki maling.
Warga yang mendengar teriakan itu langsung memadati Lokasi. Tanpa ada yang mengomandoi, massa langsung menghakimi pelaku hingga babak belur. Selain menghajar pelaku,massa juga merusak sepeda angin miliknya.

Warga yang selama ini geram lantaran di lokasi sering terjadi pencurian buah pisang, berusaha membakar HP hidup-hidup.

Beruntung warga yang lain mengamankan pemuda itu ke balai desa, sehingga terhindar dari amuk massa yang semakin beringas.

Kepala lingkungan (Kepling) sekitar yang mendapat informasi dimana tempat tinggal pelaku langsung menuju ke rumah pemuda itu. Di rumah, Kepling tersebut bertemu dengan Pujiati (46), ibunda dari pelaku.

Mengetahui anaknya telah diamuk massa, Pujiati datang ke lokasi dan mendapati anaknya telah kritis lantaran mengalami luka di bagian Pundak kiri dan kanan, tangan dan mengalami pendarahan di mulut dan telinga kiri akibat kebrutalan massa.

Selanjutnya Pujiati bersama warga membawa Handika ke RS Joko. Lantaran kondisinya yang cukup parah,akhirnya pemuda itu dirujuk ke RSU Imelda Medan.

Namun,naas bagi Handika,setelah menjalani perawatan dan di opname, Rabu pagi ia mengembuskan nafas terakhirnya. Keluarga Handika pun menjemput jenazahnya, kemudian membawanya ke rumah duka untuk disemayamkan.

Terpisah,Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Ronald Sipayung SH SIK MH ketika dikonfirmasi terkait tewasnya Handika di rumah sakit, yang diduga diamuk massa lantaran melakukan pencurian mengatakan, pihaknya telah menerima informasi tersebut.
“Dugaan sementara Handika diamuk massa lantaran mencuri buah pisang.Pemuda itu tadi pagi menghembuskan nafas terakhirnya. Orangtua Handika telah membuat laporan ke polisi, lantaran tewasnya anaknya. Pihak Keluarga sudah membuat surat pernyataan tidak keberatan jika Handika di otopsi. Petugas kita segera melakukan cek TKP, untuk mengetahui pasti mengapa pemuda itu diamuk massa,” ujarnya kepada okebung.com,Rabu (24/09/2014) (ADE)

Foto :Ilustrasi/

News Feed