oleh

Dituding Begal,Siswa SMAN 15 Medan Babakbelur Dihajar Massa

OKEBUNG|
Ravi (16) siswa kelas X SMA Negeri 15 Medan bernasib apes.Pasalnya,
Hanya karena tak menghidupkan lampu sepeda motornya ia dituduh sebagai pelaku begal dan menjadi amukan emosi massa, Minggu (24/05/2015),sekira pukul 22.00 WIB.Akibatnya,korban pun mengalami luka-luka lembam disekujur tubuhnya.

Informasi yang dihimpun di Polsek Sunggal, Kamis (28/05/2015), menyebutkan, ceritanya pada saat kejadian diketahui Ravi dan temannya, Ronal (16) siswa di sekolah yang sama baru saja pulang mengantar teman mereka, Andes (16) ke rumahnya dikawasan Kelambir V,Kec Hamparan Perak,Kab Deliserdang,Sumut.

Namun saat keduanya mau kembali ke rumah masing-masing kejadian naas menimpa mereka. Keduanya dituduh sebagai pelaku begal oleh warga.

“Memang sebelum di stop itu kami ada berpapasan sama abang-abang naik kereta (sepeda motor).Karena lampu kereta Vespa kami mati jadi hampir tabrakan sama abang itu. Terus dipanggilnya kami,

“Woi hati-hati kau bawa sepeda motor”. Gitu katanya bang. Kami tak
ambil pusing bang terus aja kami pergi. Rupanya pas keluar dari Jalan
Amal itu langsung dihadang warga kami bang,” ungkap Ravi.

Tanpa banyak tanya, warga yang sudah mulai emosi langsung menghajar Ravi. Akibatnya sekujur tubuhnya pun mengalami luka lebam- lebam. Beruntung Ronal dapat menyelamatkan diri dan pergi melaporkan kejadian yang menimpa mereka kepada kedua orang tua Ravi.

“Cuma Ravi aja yang dipukuli bang. Aku langsung naik becak ke rumah
Ravi. Habis itu bersama orang tuanya dan teman-teman dekat rumah, kami
pun ke Jalan Amal itu lagi bang untuk menyelamatkan Ravi. Ternyata dia sudah dibawa ke Polsek Sunggal. Di situ orang tuanya langsung
ngomong-ngomong sama polisi dan akhirnya Ravi pun bisa pulang bang,”
jelas Ronal.

Setelah beberapa hari mendapat perawatan medis di rumah sakit,
akhirnya Ravi dan orang tuanya memilih melaporkan kejadian yang
menimpa anak mereka ke kantor polisi.

“Aku sempat dibawa ke tempat
Lapo Tuak dekat situ bang. Langsung dihajar mereka aku. Untunglah
bapak saya langsung datang kalau tidak mau dimasukkan orang itu aku ke penjara. Masak anak Vespa katanya pelaku begal. Mana mungkin bang.”keluh Ravi.

Terpisah saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu
Oscar S. Setjo mengatakan pihaknya baru menerima laporan korban. “Iya
sudah kita terima laporannya. Nanti kita periksa dulu saksi-saksinya
ya,” jawab Iptu Oscar saat dikonfirmasi wartawan. (Ade)

Foto|ilustrasi\

News Feed