oleh

Dituding Bawa Sepeda Motor Curian,Pelajar SMA Methodist Dirampok Pria Ngaku Polisi

OKEBUNG|
Malang nian nasib yang dialami,Ari Gideon (16) pelajar SMA Mehtodist Kelas XII, warga Jalan Pelita IV, Kecamatan Medan Timur ini. Pasalnya,sepeda motor Honda Beat yang dikendarainnya raib dilarikan perampok mengaku anggota polisi membawa borgol.

Merasa dirugikan,korban pun mendatangi Mapolsek Medan Timur guna melaporkan kejadian menimpa dirinya.

Informasi diperoleh okebung.com ,Sabtu (14/02/2015) di Mapolsek Medan Timur menyebutkan,kejadian menimpa korban berawal ketika dirinya bersama seorang temannya hendak pulang kerumah dengan mengendarai sepeda motor.

“Pas aku mau pulang dari sekolah bang kejadiannya. Aku pulangnya naik kereta (sepeda motor,red) ,”ucapnya kepada wartawan dengan kondisi tangan terborgol.

Diterangkannya, saat dalam perjalanan pulang dia (Ari) bersama temannya Juni (16) dipepet dua orang OTK dengan menggunakan sepeda motor juga.

“Ketika tiba di Jalan Ampera III dekat UMSU kami distop mereka bang. Kami pun berhenti karena orang-orang itu katakan bahwa kereta yang kami pakai itu hasil curian,”terang Ari dengan wajah pucat.

Alhasil, lanjut Ari,tanpa banyak cakap tangannya pun langsung diborgol pelaku dan langsung membawa kabur sepeda motor miliknya.”Mereka bawa borgol bang. Dimana aku dituduh membawa kereta curian,” bebernya.

Tidak sampai disitu,Ari Gideon juga menerangkan,bahwa saat distop pelaku mengaku dari kepolisian.”Waktu aku diborgol, mereka bilang anggota polisi,” jelasnya.

Sementara itu,teman korban Juni (16) menambahkan, sebelum kejadian pelaku sempat memukul pundaknya.

“Waktu mereka mau stop kami di jalan salah seorang pelaku mukul pundakku bang. Seperti dihipnotis gitu aku bang,”ujarnya.

Dia menyebutkan, disaat kejadian dirinya tidak bisa melakukan apa-apa.

“Aku tau kejadian itu jelas didepan mataku tetapi aku enggak bisa berbuat apa-apa tubuhku ini tidak bisa digerakkan,”ungkapnya dengan nada gemetaran.

Terpisah Kapolsek Medan Timur, Kompol Juliani Prihartini melalui Kanit Reskrim AKP Alexander saat dikonfirmasi wartawan membenarkan peristiwa tersebut.

Alex mengatakan,setelah anggota turun ke tkp,ternya masuk Medan Barat,korban pun kami anjurkan buat laporan kesana.

“setelah di cek TKP bersama korbaannya langsung,ternyata kejadian masuk Medan Barat” terang AKP Alexander.[ad]

Foto|ilustrasi\

News Feed