oleh

Ditodong Pisau, Anak Anggota Polsek Medan Baru Dirampok di Helvetia

OKEBUNG|
Muhammad Riki (27) warga Jalan Mawar Blok XI, Perumnas Helvetia, Kec Medan Helvetia mendatangi Polsekta Medan Helvetia, Kamis (22/01/2015) sekira pukul 01.00 WIB dinihari.

Pasalnya, anak seorang polisi Aiptu NK yang bertugas sebagai penyidik di Polsek Medan Baru ini dirampok 4 pria tak dikenal dengan cara ditodong menggunakan pisau di Jalan Kapten Sumarsono, Kec Medan Helvetia. Akibatnya, satu unit sepeda motor Honda Vario BK 5180 miliknya raib dibawa kabur.

Informasi dihimpun di Mapolsekta Medan Helvetia, peristiwa perampokan yang dialami pria pegawai PDAM Tirtanadi cabang Sei Agul ini terjadi disaat ia hendak keluar rumah berniat membeli makanan di persimpangan Jalan Kapten Muslim/Kapten Sumarsono Medan.

Namun, sebelum sampai di warung tempatnya membeli makanan, dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario BK 5810 miliknya, korban memilih mengisi minyak terlebih dahulu di SPBU Jalan Kapten Sumarsono.

Saat melintas, seketika ia dipepet oleh empat pria mengendarai dua sepeda motor Yamaha Vega R dan Satria FU sembari menodongkan pisau dan menyarankan korban memberhentikan laju kendaraannya.

Dibawah ancaman senjata tajam, korban lantas memberhentikan laju kendaraanya. Sejurus kemudian, seorang pelaku menghampiri korban dan meminta paksa agar memberikan sepeda motornya.

Tak mau kehilangan hartanya,korban melakukan perlawanan hingga keempat pelaku menganiaya korban sampai babak belur dan selanjutnya meninggalkan korban di lokasi sembari membawa kabur sepeda motor milik korban.

“Aku tadi mau beli makan, bang. Jadi sebelum aku beli makanan, mau isi minyak maksudnya untuk besok kerja. Enggak taunya, pas lewat di Jalan Kapten Samorsono,saya dipepet sama 4 orang, bang. Ditodong saya pakai pisau, habis itu saya dipukuli,” ucap Riki sembari mengaku ia anak penyidik Polsek Medan Baru Aiptu NK.

Dijelaskannya, bahwa atas peristiwa itu berharap agar pihak kepolisian dapat menangkap para pelaku perampokan tersebut.

“Aku berharap kali polisi bisa nangkap pelakunya, bang. Baru sebulan kereta (sepeda motor) itu sama saya. STNK juga di gantungan kunci berbentuk dompet disitu semuanya bang,” jelasnya.

Terpisah, Kapolsek Medan Helvetia Kompol Roni Bonic melalui Kanit Reskrim AKP Hendrik Temaluru ketika dikonfirmasi via seluler mengatakan, telah menerima laporan korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Anggota sudah cek TKP. Laporannya sudah kita terima, dan selanjutnya kita lidik,” katanya. (Fud)

Foto :Ilustrasi\

News Feed