oleh

Diteriaki Rampok’Kibus’ Polsek Medan Baru Nyaris Tewas Dihajar Massa

OKEBUNG |
Entah mimpi apa, Iqbal (28) warga Jalan S Parman Medan.Pasalnya,saat melintas didepan Plaza Medan Fair (carefour) Jalan Gatot Subroto Medan,’kibus’ (informan) polisi ini diteriaki rampok.Akibatnya,massa pun langsung menghajarnya hingga nyaris tewas,Sabtu (27/09/2014)sekira pukul 16.30 WIB.Beruntung aksi main hakim massa terhenti setelah seorang warga mengamankan ‘kibus’polisi ini.

Informasi dirangkum okebung.com,menyebutkan  pengeroyokan yang dilakukan sekitar 20 orang pria tak dikenal yang mangkal di seputaran Plaza Medan Fair itu, bermula saat ia melintas di Jalan Gatot Subroto dengan mengendarai sepeda motor Yamaha miiliknya.

Kemudian saat melintas di depan Plaza Medan Fair persis dibawah jembatan dirinya langsung distop puluhan pria yang mangkal  dilokasi.

Tanpa banyak tanya lagi, dirinya pun dipukuli oleh puluhan pria tak dikenal. Bahkan saat pengeroyokan itu berlangsung, ia pun diteriaki rampok sehingga para penguna jalan mau pun masyarakat yamg melintas melihat kejadian tersebut.

Kendati demikian, saat aksi anarkis itu berlangsung,salahseorang warga, bernama  Hendri Jayadi (43) warga Jalan Tritura datang dan melerai pengeroyokan tersebut.

Melihat massa yang semakin bertambah, dan guna mengantisipasi untuk mengindarin hal-hal yang tak di inginkan. Ahkirnya korban dibawa ke Mapolsek Medan Baru dengan mengunakan betor.

Setibanya di Polsekta Medan Baru, Iqbal mengaku tak tahu menahu apa permasalahn yang menimpanya.
“Awalnya tadi  saya lewat di depan Carefour pak. Pas di bawah jembatan Carefour, tiba-tiba saya langsung dipukuli. Bahkan saya nggak kenal sama yang mukuli saya itu pak,” katanya.

Namun  pria berkulit putih ini mengaku dirinya adalah ‘informan’ sejumlah petugas Polsekta Medan Baru.

“Saya informan polisi pak. Saya kenal semua (tugas luar) di sini (Polsekta Medan Baru),” ujar Iqbal sembari menyebutkan satu persatu nama petugas Unit Reskrim Polsekta Medan Baru.

Mendengar pengakuan itu, ahkirnya petugas pun bingung untuk memproses kasus informan tersebut. “Cemana mau diproses ini. Sementara kamu aja enggak kenal sama yang mukuli mu. Entah apa salah mu, kok tiba-tiba dipukuli. Pelakunya aja kamu enggak kenal,” kata petugas.

Tak tahu lagi, hendak melporkannya dengan siapa. Ahkirnya ia mendatangi salah satu warung dimana para petugas berpakaian preman (TL) nongkrong.

Setelah berjumpa dengan petugas tersebut. Ahkirnya dengan menggunakan sepeda motor, satu persatu mereka pergi yang diduga mencari para pelaku.

Dugaan sementara para pelaku yang nekat mukuli, informan polisi didepan pusat perbelanjaan ini pernah ‘dikibusi’oleh korban sehingga dirinya menaruh dendam dengan rusah polisi itu. (Fd)
Foto:Ilustrasi/

News Feed