oleh

Ditangkap Bawa 3,2 Kg Sabu,Tersangka Cuek Dan Tak Perduli Mau Dihukum 15 Tahun Penjara

OKEBUNG |
Verikas Mindagaus (29) warga asal dari negara,Lithuania yang membawa 3,2 kilogram sabu mengaku tidak mengetahui barang yang dibawanya adalah narkoba.
Menurutnya dia hanya disuruh oleh seseorang untuk membawa barang haram tersebut dengan upah 5000 Likas.

“Saya tidak tau kalau isinya sabu,” kata Verikas menggunakan bahasa Inggris di ruangan Kasubdit II Ditnarkoba Polda Sumut, AKBP Suhadi, Rabu (17/12/2014).

Berdasarkan penerjemahan dari Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Helfi Assegaf  pria pengangguran tersebut, tidak tahu menahu bahwa benda yang dibawanya adalah narkoba. Menurutnya dia hanya disuruh membawa oleh seseorang tas koper.”Saya hanya disuruh bawa. Semua sudah tersedia,”akunya.

Verikas mengatakan sebelum bertemu Mr Black yang memberikannya akomodasi dan menjanjikannya mendapat uang, dia ditelepon oleh seseorang saat berada di Lithuania. Namun Verikas mengaku tidak mengetahui identitas orang yang menghubunginya. “Saya tidak tau dia siapa,” katanya pria yang suka bermain bola basket ini.

Sembari menghisap Marlboro dan menenggak segelas kopi, Verikas juga mengaku tidak paham mengapa ada seseorang yang menghubungi nomernya, padahal dia mengaku tidak pernah berhubungan dengan sindikat narkoba internasional.

“Saya tidak tahu dari mana dia mendapat nomer saya,” sanggah pria yang mengaku menguasai ilmu teknik dan sempat bekerja di pabrik di Lithuania tersebut.

Pria bertubuh tinggi besar ini mengaku nekad membawa sabu karena tidak memiliki uang untuk mengobati penyakitnya. Namun saat ditanya apa jenis penyakitnya, pria yang kehilangan telunjuk tangan kanannya akibat kecelakaan kerja tidak menjawab. Bahkan dia kembali bertanya.

“Penyakit apa ?,” kata pria yang mengaku memiliki satu adik dan tinggal di rumah orang tuanya di Lithuania.

Saat ditanya apakah dia menyesal tertangkap dan akan menghuni penjara minimal selama 15 tahun, Verikas terlihat cuek. Saat kembali ditanya, Verikas menjawab dan berkata tidak perduli.

“Saya tidak perduli,” kata pria yang mengaku tidak suka makanan Indonesia tersebut.

Sementara itu,Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Komisaris Besar (Kombes) Pol Toga Habinsaran Panjaitan, mengatakan, Verikas membawa koper tersebut dari Lithuania, Moscow, Hongkong, Tiongkok, Macau transit di Kuala Lumpur dan akhirnya tiba di Medan.

Selain itu Toga juga menyebutkan berdasarkan pengakuannya, Verikas tidak mengerti isi koper yang dibawanya dan hanya disuruh bawa oleh Mr Black dengan kompensasi uang.

Menurut Toga, Verikas diancam dengan pasal 114,115 dan 112 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

“Tersangka diancam dengan pasal 114,115 dan 112 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,”tegasnya (EL)

News Feed